5 Hal Ga Enaknya, Umat Buddha Desa

5 Hal Ga Enaknya, Umat Buddha Desa ​

Banyak orang ketika melihat konten di media sosial tentang umat Buddha di desa, yang adem, sejuk, dan damai. Seolah semua terasa enak. Masa iya? 

 

Berikut lima hal yang mungkin dianggap tidak enaknya jadi umat Buddha di desa.. 

 

1. JODOH 

Kayak sepele yah? Ada banyak perpindahan umat Buddha ke agama lainnya di desa adalah karena pernikahan. Di kota juga ada perpindahan umat Buddha ke agama lain karena pernikahan. Kota dan desa sama aja. 

 

2.MINORITAS 

Umat Buddha merupakan minoritas di Indonesia dan seringkali merasa terpinggirkan di tengah masyarakat mayoritas keyakinan lainnya. Hal tersebut dapat memengaruhi akses ke fasilitas publik dan lapangan pekerjaan. 

 

3.TERBATASNYA SUMBER DAYA 

Di desa, sumber daya untuk membangun tempat ibadah atau melakukan kegiatan keagamaan mungkin terbatas. Dapat menghambat pengembangan praktik keagamaan bagi umat Buddha di desa. 

 

4.INTOLERANSI 

Beberapa tindakan yang pernah terjadi di antaranya, penolakan pembangunan wihara baru. 

 

5.DUKUNGAN SOSIAL 

Terkadang umat Buddha di desa tidak mendapatkan dukungan sosial dari masyarakat sekitar. Hal ini dapat membuat mereka merasa terisolasi dan kesulitan untuk membangun jaringan sosial.

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TRANSLATE

 

VESAK FESTIVAL 2024 & SANGHADANA

 

SURABAYA
22 - 26 Mei 2024
Main Atrium, Tunjungan Plaza 3

 

JAKARTA
29 Mei - 2 Juni 2024
Center Atrium, Mal Taman Anggrek

 

BCA 088 880 7988
a.n. Yayasan Muda Mudi Buddhis Bersatu

Yayasan Muda Mudi Buddhis Bersatu
BCA KCU Darmo Surabaya (CENAIDJA)
088.880.7988

Yayasan Muda Mudi Buddhis Bersatu
BCA KCU Darmo Surabaya (CENAIDJA)
088.880.7988