Frank Caprio adalah mantan Ketua Hakim Municipal Court di Providence, Rhode Island, Amerika Serikat. la dikenal luas lewat acara televisi Caught in Providence yang menampilkan sidang-sidang lalu lintas dengan pendekatan penuh empati, humor, dan welas asih. Di balik sikapnya yang lembut, Caprio tetap menegakkan hukum dengan adil, sambil menekankan bahwa keadilan sejati tidak hanya soal hukuman, tetapi juga soal kemanusiaan.
Hakim Bao, atau Bao Zheng (999-1062), adalah pejabat dan hakim terkenal pada masa Dinasti Song di Tiongkok. Hakim bao adalah simbol keadilan yang tak dapat dibeli oleh kekuasaan atau harta. Dalam budaya Tiongkok, Bao Zheng dipuja sebagai teladan hakim yang jujur, tegas, dan berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Dalam ajaran Buddha, keadilan sejati lahir dari kebijaksanaan (paññā) dan welas asih (karunā). Keadilan bukan ditentukan oleh keras atau lembutnya sikap, melainkan oleh sejauh mana keputusan itu adil dan membawa manfaat bagi semua makhluk.
Artidjo Alkostar (1948-2021) adalah hakim agung yang dikenal tegas, jujur, dan berani melawan korupsi, hingga dijuluki “algojo koruptor.” Selama menjabat, ia sering menjatuhkan vonis lebih berat kepada pelaku korupsi dibanding putusan pengadilan sebelumnya. Artidjo dipandang sebagai simbol kejujuran dan keberanian dalam menegakkan hukum, hingga dijuluki “algojo koruptor” karena konsistensinya melawan praktik korupsi di Indonesia.
“Na hi verena verāni sammantīdha kudācanam; averena ca sammanti, esa dhammo sanantano.” “Kebencian tidak akan pernah berakhir bila dibalas dengan kebencian. Kebencian berakhir bila dibalas dengan tanpa kebencian. Inilah hukum kekal.”
Ketika hakim bisa disuap, hukum kehilangan makna sucinya. Ada uang dan koneksi semua beres! Masih ada ruang kah? Bagi keadilan yang jujur, tegas, dan berbelas kasih? di Indonesia?
Leave a Reply