3 Fakta Unik Ajaran Buddha

Minggu, 26 Juli 2026

Kenapa Seorang Suhu Justru Berguru Pada Seekor Kura-Kura?"

Siapa Beliau?

Hari ini, 26 Juli 2026, Yang Mulia Bhiksu Bhadra Pala Mahasthavira – Shi Xian Bing (释贤秉), akrab disapa Suhu Xian Bing, genap berusia 56 tahun.
Beliau adalah Kepala Vihara Mudita Center 喜来寺 Dewan Pelindung Young Buddhist Association of Indonesia.

 

Filosofi Kura-Kura

kata beliau:
“Berjalan perlahan tetapi mencapai tujuannya dengan pasti.”
Melangkah dengan pertimbangan yang matang.
Dengan tempurungnya, ia menjadi perlindungan bagi dirinya sendiri. Ia tidak sombong dan ia menjalani hidup dengan kesabaran.

 

Dan Hidupnya
Membuktikan itu

Ditahbis menjadi samaņera tahun 1997.
Dan menjadi bhikkhu lima tahun kemudian, tahun 2002.
Tidak terburu-buru, perlahan tetapi pasti.

 

Fakta Pertama
Yang Sedikit Orang Tahu

Sebelum berjubah, beliau menempuh S1 Psikologi Klinis di Universitas Kristen Maranatha, Bandung. Ya, Seorang calon biksu Buddhis belajar memahami jiwa manusia di sebuah universitas Kristen.
Humanity across religion – jauh sebelum itu menjadi tagar.

 

Fakta Kedua, Di Air & Darat

Beliau seorang Suhu dari tradisi Mahayana tapi gelar S2-nya? Pali & Buddhism di Kelaniya University, Sri Lanka jantungnya tradisi Theravāda.
Dan beliau juga menempuh Buddhist College Fo Guang Shan, Taiwan.
Ingat filosofi kura-kura? “Dapat beradaptasi di darat maupun di air.”

 

Fakta Ketiga, Sebuah Mimpi

Saat kuliah S2 di Sri Lanka, beliau tinggal di sebuah tempat yang terpencil jauh dari keramaian untuk melatih diri. Dan pada suatu “malam,” beliau bermimpi tentang sebuah vihara yang penuh kebahagiaan dan bernama: “Mudita.”

 

Dari Mimpi
Menjadi Kenyataan

Dan mimpi itu beliau wujudkan.
Butuh empat tahun sejak pemancangan tiang pertama hingga berdiri kokoh di atas tanah 600 m² di Sunter, Jakarta Utara.
Vihara Mudita Center 喜来寺.
Sekali lagi perlahan tetapi pasti.

 

Fakta Menarik
Keempat, Selalu Anak Muda

Coba lihat daftar pengalaman organisasi beliau: KMB Adhitana, KMB Viriya Dharma, KMB Pramudita, dan KMB Dhammamitta.
Semuanya organisasi mahasiswa Buddhis.
Dari masa mudanya hingga kini menjadi Dewan
Pelindung sebuah organisasi anak muda.
Satu benang merah selama puluhan tahun.

 

Maknanya

Di zaman yang menuntut segalanya serba cepat beliau mengajarkan sesuatu yang justru langka:
“kesabaran yang tidak berhenti berjalan.”
Seperti kura-kura yang berenang di samudra kehidupan dengan kesabaran, kerendahan hati, dan ketenangan.

 

Penutup

Hari ini kami dari Young Buddhist Association dengan penuh hormat & mudita mengucapkan: “Selamat Ulang Tahun ke-56” Yang Mulia Bhiksu Bhadra Pala Mahasthavira.
Terima kasih Suhu atas bimbingan, kehangatan, & teladan kesabaran itu. Semoga Suhu senantiasa sehat, kuat, & panjang usia seperti sang kura-kura sendiri.
“Be a Bodhisattva for yourself and others.”
Amituofo.

Kenapa Seorang Suhu Justru Berguru Pada Seekor Kura-Kura?”
Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *