Event

Pererat Silaturahmi, YBA Hadiri Perayaan Imlek Cetiya Lotus dan WALUBI Jatim di Surabaya

Selasa, 24 Februari 2026

SURABAYA – Kemeriahan Tahun Baru Imlek 2577 menyelimuti Grand City Mall Surabaya pada Sabtu (21/2). Acara yang diselenggarakan oleh Cetiya dan Sanggar Art Buddha Dhamma Sangha Lotus (Sanggar Lotus) bekerja sama dengan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Jawa Timur ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan umat Buddha di Kota Pahlawan.

 

Dalam suasana yang penuh sukacita dan dekorasi khas lampion merah yang artistik, acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Young Buddhist Association (YBA) Indonesia. Kehadiran organisasi pemuda Buddhis terbesar di Indonesia ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sinergi antar-lembaga keagamaan dan pelestarian budaya.

 

Delegasi YBA hadir dipimpin langsung oleh Limanyono Tanto, selaku Ketua YBA Indonesia. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut adalah Elvina Falencia, Ketua Harian YBA, serta Bryan Dharmawan, Koordinator Harian Komite Urusan Publik & Remaja Bidang Hubungan Masyarakat.


Kehadiran para tokoh muda ini disambut hangat oleh panitia penyelenggara dari Sanggar Lotus dan WALUBI Jatim. Selain untuk memenuhi undangan perayaan, kehadiran mereka juga menjadi ajang diskusi santai mengenai perkembangan kegiatan kepemudaan dan seni Buddhis di Jawa Timur.

Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini menampilkan berbagai pertunjukan seni dari Sanggar Lotus, yang dikenal aktif dalam memadukan nafas Dharma dengan kreativitas seni. Sesuai dengan tajuk “Gong Xi Fa Cai” yang terpampang di lokasi acara, semangat berbagi dan harapan baru menjadi pesan utama dalam pertemuan tersebut.


“Kebersamaan seperti ini adalah kunci untuk menjaga kerukunan dan semangat belajar Dharma, terutama bagi generasi muda. Kami sangat mengapresiasi undangan dari Sanggar Lotus dan WALUBI Jatim,” ujar Limanyono Tanto, Ketua YBA di sela-sela acara.


Melalui kehadiran ini, YBA berharap kolaborasi dengan berbagai organisasi seperti WALUBI dan Sanggar Lotus dapat terus terjalin erat, demi mewujudkan komunitas Buddhis yang inklusif dan progresif di masa depan.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, mempertegas pesan persaudaraan yang menjadi inti dari perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini.

Tags :