SURABAYA – Setelah hiruk-pikuk persiapan menjelang Vesak Festival 2026, para panitia beserta peserta umum baru saja menyelesaikan sebuah perjalanan spiritual yang transformatif. Selama 3 hari 2 malam, kami menanggalkan sejenak kebisingan Kota Surabaya untuk memasuki keheningan di Padepokan Dhammadipa Arama (PDA), Batu.
Bukan sekadar liburan, Temple Stay kali ini adalah momen untuk “mengisi kembali” baterai spiritual dan memperdalam praktik meditasi dalam tradisi Theravada yang kental.
Hari 1: Melepas Kemelekatan, Memulai Keheningan
Perjalanan dimulai dari Surabaya dengan satu tujuan: Kedamaian. Sesampainya di udara sejuk PDA, peserta langsung diarahkan untuk persiapan diri. Sebelum menjalani pelatihan, kami melakukan pre-test DASS (Depression Anxiety Stress Scales) untuk memetakan kondisi mental awal setiap peserta.
Momen ikonik dimulai dengan Temple Tour, mengenal filosofi arsitektur PDA yang asri. Suasana berubah menjadi sangat khidmat saat sesi Permohonan Atthasila (Delapan Sila) kepada Bhante Karunasilo. Dengan diterimanya delapan sila ini, peserta berkomitmen untuk berlatih disiplin moral layaknya seorang anagarika. Hari ditutup dengan Pengenalan Meditasi dan Metta Chanting, menebarkan cinta kasih sebelum beristirahat di kuti masing-masing.
Hari 2: Menyelami Kedalaman Batin
Genta lonceng yang dibunyikan oleh para Samanera dan Atthasilani memecah kesunyian subuh. Hari kedua adalah tentang disiplin dan kontinuitas batin, di mana jadwal dipenuhi dengan rotasi yang harmonis:
Tak hanya meditasi formal, kami juga mempraktikkan Meditasi Kerja. Membersihkan area vihara bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan simbolisasi dalam membersihkan kekotoran batin (Kilesa).
Hari 3: Berkah, Syukuran, dan Perpisahan
Setelah merapikan kuti, kami melakukan permohonan kembali Pancasila (Lima Sila) sebagai pedoman moralitas saat kembali ke kehidupan awam. Beberapa momen spesial menandai penutupan perjalanan ini:
Refleksi Akhir: Transformasi Mental dalam Angka
Bukan sekadar perasaan subjektif, keberhasilan Temple Stay Theravada (TST) kali ini tervalidasi melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test DASS yang cukup mencengangkan. Berikut adalah highlight perubahannya:
Melalui data ini dan sesi sharing, terlihat perubahan nyata: peserta pulang dengan hati yang lebih ringan, fokus, dan perspektif baru yang lebih jernih. Temple Stay ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati tidak ditemukan di luar sana, melainkan di dalam kesadaran yang terjaga.
“Meditasi bukanlah pelarian dari kehidupan, melainkan persiapan untuk menghadapi kehidupan dengan lebih bijaksana.”
Terima kasih kepada seluruh panitia Vesak Festival dan peserta yang telah bergabung. Sampai jumpa di perjalanan spiritual berikutnya!