Event

Generasi Buddhis Indonesia Mendunia: YBA Hadiri Konferensi WFB–WFBY di Bangkok! Pengalaman Bersejarah yang Menghidupkan Kembali Semangat Dharma Anak Muda

Senin, 08 Desember 2025

Bangkok, 4–7 Desember 2025 — Young Buddhist Association (YBA) Indonesia kembali mencatatkan sejarah. Untuk pertama kalinya, YBA hadir sebagai delegasi resmi dalam perayaan 75th Anniversary of the World Fellowship of Buddhists (WFB) dan 22nd General Conference of WFBY, sebuah ajang global yang mempertemukan pemuda Buddhis dari puluhan negara.

 

Dan hasilnya? Luar biasa. Mind-blowing. Transformasional. Momentum ini menandai babak baru bagi gerakan muda-mudi Buddhis Indonesia.

Ketua YBA Jakarta, Antonius Rizaldy menyerahkan rupang Buddha Mucchalinda kepada Presiden World Fellowship of Buddhists (WFB), Mr. Phallop Thaiarry.
Indonesia Mulai Dilirik Dunia Buddhis Internasional

YBA menghadirkan 3 delegasi dan 5 observer, berdampingan dengan PATRIA yang juga membawa 3 delegasi. Bersama-sama, keduanya tampil sebagai wajah resmi generasi muda Buddhis Indonesia di panggung global.

 

Selama empat hari, para delegasi YBA tidak hanya hadir sebagai peserta — tetapi dilibatkan secara aktif dalam:

  1. Symposium internasional tentang Buddhisme & Artificial Intelligence.
  2. WFB–WFBY General Council Meeting.
  3. Plenary sessions bersama para pemimpin Sangha dunia.
  4. Standing Committee Meetings.
  5. Chanting di tempat-tempat suci Thailand.
  6. Pertemuan spiritual dan diplomatik tingkat tinggi.

Indonesia kini bukan lagi “penonton”, tetapi telah memasuki gelanggang sebagai emerging youth power dalam komunitas Buddhis internasional. Generasi muda Buddhis Indonesia diakui sejajar dengan pemuda dari Thailand, Sri Lanka, Jepang, Mongolia, dan negara-negara besar lainnya.

 

Kabar baik untuk tanah air: Indonesia now matters in the global Buddhist youth space.

Perwakilan YBA Indonesia bersama Sekretaris Jenderal WFBY, Bro Idanont Thaiarry diterima oleh perwakilan Sangharaja Thailand, His Holiness Somdej Phra Maha Thirachan (Prassit Khemongkrom Mahathera), Anggota Komite Sangharaja, Kepala Bhikkhu Wilayah Utara dan Kepala Vihara Wat Phra Chetuphon Wimonmangklaram Ratchaworawihan (Wat Pho).
Akses Khusus: YBA Diundang ke Area Privat Wat Arun dan Wat Pho

Salah satu kehormatan terbesar dalam perjalanan ini adalah kesempatan untuk:

  1. Memasuki area privat di Wat Arun Ratchawararam.
  2. Mengikuti puja dan pelimpahan jasa di ruang khusus Wat Pho, bersama perwakilan Sangharaja Thailand.
  3. Berdoa di area yang sangat jarang dibuka untuk publik — bahkan bagi warga lokal

Momen ini memberikan energi batin luar biasa, sekaligus menjadi bukti bahwa YBA memperoleh pengakuan spiritual dan diplomatik dalam lingkup internasional.

 

Lewat pengalaman ini, YBA belajar bagaimana pemuda Buddhis dunia membangun gerakan — tidak hanya dalam ritual, tetapi juga governance, project management, digital ethics, dan youth empowerment.

Tim YBAI berfoto bersama Presiden WFBY, Master Nopphakao Chaiyaburin & Asisten Sekretaris Jenderal, Bro Cedric Tan asal Malaysia.
YBA Berjejaring dengan 15 Negara: Era Baru Kolaborasi Global

Sepanjang konferensi, delegasi YBA berinteraksi dengan pemuda dari:

 

Taiwan, Macau, USA, Canada, Singapore, Malaysia, Thailand, Bangladesh, Sri Lanka, Vietnam, India, Nepal, Mongolia, Jepang, dan Korea. Diskusi spontan, pertukaran ide, dan kolaborasi yang terjalin membuka peluang besar untuk:

  1. Pertukaran pelajar meditasi.
  2. Kolaborasi konten Dharma digital.
  3. Proyek sosial internasional.
  4. ASEAN Youth Summit on Buddhism.
  5. Dhamma podcast lintas negara.
  6. Joint fundraising campaigns.
  7. Hingga internasionalisasi Vesak Festival 2026.

Global Buddhist Youth Network bukan lagi impian — YBA kini sudah berada dalam radar global.

Belajar AI, Etika Digital, dan Masa Depan Dharma

Tema konferensi tahun ini —“Cultivating Wisdom and Well-being in the AI Era: A Buddhist Vision for the Future” — membawa YBA pada kesadaran baru bahwa masa depan Dharma tak terpisahkan dari teknologi.

 

Para pembicara dunia membahas :

  1. AI sebagai alat penyebaran Buddhisme yang etis.
  2. Well-being dan kesehatan mental di era digital.
  3. Leadership welas asih untuk generasi baru.
  4. Peran pemuda dalam dunia yang semakin terhubung.

Insight ini sangat resonan dengan arah YBA di Indonesia: Mindful Connect, konten Dharma berbasis AI, Dharma Friday, dan leadership training. YBA tidak tertinggal — justru selangkah lebih maju dibanding tren global.

Bersama Ven. Dr. Bodagama Chandima Thero (Executive Director NIIBS campus, Srilanka)
YBA & PATRIA: Wajah Indonesia di Bangkok

Kehadiran YBA bersama PATRIA menunjukkan bahwa pemuda Buddhis Indonesia solid di level internasional. Keduanya diterima dengan hangat, dihargai, dan dianggap sebagai bagian penting dari keluarga besar WFBY.

 

Ini bukan sekadar “ikut event” — ini adalah debut resmi Indonesia sebagai negara dengan kekuatan pemuda Buddhis yang aktif, kreatif, dan berdaya saing global.

 

Pesannya jelas: “Ketika kita bersatu, dunia lebih menghargai kita.”

Tim YBAI berfoto bersama Sekretaris Jenderal WFB dan Ketua Young Buddhist Association of Thailand (YBAT), Bro Montian Thananart dan para relawan yang tergabung dalam YBAT (Yuwaput)
Kabar Baik untuk Tanah Air: Momen Kebangkitan Generasi Buddhis

Apa makna perjalanan ini bagi muda-mudi Buddhis di Indonesia?

  1. Kita tidak sendirian. Dunia melihat, mendukung, dan siap bekerja sama.
  2. Belajar Dharma itu relevan dan keren. Spirit “compassion + innovation” bergerak sangat kuat di kalangan pemuda internasional.
  3. Organisasi Buddhis bukan masa lalu. Justru menjadi tempat melatih leadership, networking global, dan karakter.
  4. Masa depan Buddhisme Indonesia ada di tangan generasi sekarang. Dunia membuka pintu bagi siapa pun yang berani melangkah.

Indonesia kini diakui sebagai rising force. YBA membawa pulang insight global, spiritual blessing, dan network internasional. Generasi muda Buddhis Indonesia akhirnya punya ruang untuk bersinar dan memimpin.

 

Thailand membuka pintu. Dunia mulai melihat Indonesia. Sekarang giliran kita membuktikan bahwa generasi Buddhis Indonesia mampu memimpin masa depan.

Tim YBAI foto bersama Sekretaris Jenderal, Bro Idanont Thaiarry.
Terima Kasih Kepada Para Mentor Global

YBA Indonesia menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada:

  1. Bro Montian.
  2. Sekjen WFB & Ketua YBA Thailand Sosok yang humble, penuh metta, dan memastikan seluruh delegasi nyaman serta merasa diterima.
  3. Bro Idanont Thaiarry.
  4. Sekjen WFBY Pemimpin muda yang visioner dan selalu membuka peluang kolaborasi bagi Indonesia.

YBA Indonesia juga berterima kasih kepada seluruh relawan YBA Thailand yang bekerja tanpa lelah agar pengalaman delegasi dari seluruh dunia menjadi bermakna.

Tim YBAI berfoto bersama pemuda pemudi dari berbagai negara di Wat Arun, Bangkok, Thailand.
Penutup: Saatnya Anak Muda Buddhis Indonesia Bangkit!

Bangkok 2025 bukan akhir — ini awal renaissance pemuda Buddhis Indonesia. Melihat dunia Buddhis dari dekat, berdiskusi tentang AI dan Dharma, masuk ke kuil suci, bertemu teman dari 15 negara — semuanya membuktikan bahwa:

 

Generasi Buddhis Indonesia punya potensi untuk memimpin, mencipta, dan membawa perubahan. YBA mengajak seluruh muda-mudi untuk:

  1. Kembali belajar Dharma.
  2. Kembali berorganisasi.
  3. Kembali membangun komunitas.
  4. Dan bersama menciptakan masa depan Buddhisme yang inklusif, modern, dan penuh welas asih.

Masa depan itu bukan nanti.
Masa depan itu dimulai hari ini.
Dan kita — anak muda Buddhis Indonesia — yang akan memimpinnya.

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *