Pagi hari diawali dengan ritual Pindapata – tradisi penghormatan kepada para Bhikkhu dan Guru Dharma seperti Suhu, Samanera, Khenpo, dan Lama. Pada prosesi Pindapata, umat akan memberikan dana makanan sebagai bentuk kebajikan dan penghormatan.
Menjelang siang, suasana bertransformasi menjadi ruang pembelajaran dan refleksi. Berbagai Workshop diadakan untuk meramaikan rangkaian acara Vesak Festival 2025 di hari kedua ini. Workshop Meditasi yang dipandu oleh Samanera Kristianto Batuadji mengajak peserta untuk menenangkan pikiran dan menyelami ketenangan batin. Sesi ini dilanjutkan dengan Workshop Senam bersama AWS3, yang memadukan gerakan tubuh dengan kesadaran, serta Workshop Chinese Calligraphy bersama Nerissa, yang memperkenalkan seni kaligrafi sebagai sarana ekspresi spiritual.
Puja relik pun turut digelar dalam berbagai tradisi – termasuk Kejawen dan Tantrayana – menampilkan keberagaman dalam pelaksanaan spiritual Buddhis. Dengan diadakannya puja relik ini, diharapkan dapat membawa energi positif selama berlangsungnya Vesak Festival 2025.
Malam hari menjadi panggung hiburan dan apresiasi seni budaya. Beragam penampilan menghidupkan suasana, mulai dari penampilan oleh UKKB Ubaya, penampilan vokal dari Erwyn, Shannen, dan Devi & Friends, hingga pertunjukan tradisional Wayang Potehi oleh Lima Merpati yang memukau hadirin.
Leave a Reply