Event

Rekor MURI Lagi! Intip Rupang Buddha dan Ratu Mahāmāyā Melayang di Vesak Festival 2025 Surabaya

Jumat, 23 Mei 2025

JawaPos.com – Pemandangan tak biasa menarik perhatian pengunjung di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya. Semua mata tertuju pada diorama Rupang Buddha raksasa yang melayang anggun di udara.

 

Instalasi setinggi 8,34 meter ini bagian dari perayaan satu dekade Vesak Festival 2025 dan kembali mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Rupang Buddha Melayang Terbesar di Indonesia. Ketua Panitia Vesak Festival 2025, Herman Pranata menerangkan Rupang Buddha dan ibunda-Nya, Ratu Mahāmāyā melayang karya seniman Bali ini mencerminkan welas asih yang agung dan kebebasan dari keterikatan duniawi.

 

“Di situ juga digambarkan Sang Buddha menyerahkan Bunga Teratai kepada ibundanya, sebagai simbol dari kesucian atau pencerahan,” tutur Herman kepada awak media di Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Kamis (8/5).

 

Vesak Festival merupakan perayaan Waisak tahunan yang diinisiasi oleh Young Buddhist Association of Indonesia (YBAI). Festival ini melibatkan lebih dari 30 komunitas mahasiswa Buddhis dari berbagai universitas di Indonesia.

 

Menurut Herman, keberadaan diorama Buddha di pusat perbelanjaan Kota Surabaya bukan hanya ajang visual, tetapi juga saran pesan spiritual, selaras dengan tema Vesak Festival 2025 “Light of Compassion: Guiding the Next Generation”.

 

“Tahun ini sangat spesial karena menandai 10 tahun perjalanan Vesak Festival. Kami ingin memberikan makna yang lebih dalam di tengah tantangan zaman seperti krisis lingkungan dan kesehatan mental,” imbuhnya.

 

Selain diorama Rupang Buddha melayang, Vesak Festival 2025 juga menyuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang dapat dinikmati masyarakat hingga puncak Hari Raya Waisak, Senin (12/5). Mulai dari pertunjukan wayang potehi, barongsai, tari sawung, kecapi, hingga penampilan dari sekolah minggu dan vihara di Kota Surabaya serta Jakarta.

 

Di sisi lain, konsistensi YBAI dalam menggelar Vesak Festival setiap tahunnya mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI Supriyadi. “Keberanian YBAI membawa acara keagamaan ke tempat umum ini sungguh luar biasa. Harapan kami tentu semuanya bisa mendapatkan berkah dari acara ini,” tukas Supriyadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *