Young Buddhist Association (YBA) menggelar Grand Mindful Connect 5 guna menjaga kesehatan mental lewat seni suara di tengah tantangan kesehatan mental yang kian meningkat di kalangan generasi muda.
Ketua acara Grand Mindful Connect 5 Chesilia Pangestu dalam keterangannya di Surabaya, Minggu mengatakan kegiatan ini mengusung tema “Art as a Path to Stillness”.
Ia menjelaskan tantangan terbesar YBA saat ini adalah bagaimana membuat spiritualitas tetap relevan bagi generasi muda yang sibuk dan rentan terpapar isu mental health.
“Tujuan kami adalah memberikan point of view baru untuk mengenalkan metode meditasi yang dibawakan dengan cara yang unik, namun tetap tanpa mengubah atau memodernisasi esensi dari ajaran Buddha itu sendiri,” kata Chesilia.
Ia menekankan bahwa YBA berkomitmen untuk terus melakukan riset terkait metode pendekatan apa yang paling sesuai untuk menjawab sesuai kebutuhan zaman.
“Inilah tantangan yang dijawab YBA; kami terus mencari cara agar spiritualitas bisa dipraktikkan di tengah kesibukan sehari-hari, sehingga generasi muda tertarik untuk terus belajar mengembangkan diri dalam koridor hidup berkesadaran yang sejalan dengan ajaran Buddha,” katanya.
Salah satu pemateri Elmand mengatakan mindfulness dalam napas dan nada mengajarkan teknik pernapasan diafragma dan humming (bersenandung) layaknya latihan penyanyi profesional.
Ia menegaskan bahwa kesadaran penuh bisa dibangun melalui aktivitas sederhana seperti menyanyi atau melafalkan doa (chanting).
“Saat kita melafalkan doa atau bernyanyi dengan memaknai artinya secara sadar penuh, kualitas suaranya akan berubah total menjadi jauh lebih baik dan menenangkan,” ujar Elmand.
Leave a Reply