Event

YBA Indonesia Hadir di Bangkok: Berpartisipasi dalam WFB & WFBY Conference 2025 dan Meresmikan Seragam Baru

Kamis, 04 Desember 2025

Bangkok, 4–7 Desember 2025 – Young Buddhist Association (YBA) Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu organisasi kepemudaan Buddhis paling aktif dan progresif di Asia Tenggara. Pada 4–7 Desember 2025, YBA hadir dalam ajang internasional The 31st General Conference of the World Fellowship of Buddhists (WFB) dan The 22nd General Conference of the World Fellowship of Buddhist Youth (WFBY) yang digelar di Vajiravudh College, Bangkok, Thailand.

Delegasi Resmi YBA Indonesia

Delegasi YBA pada tahun ini diwakili oleh tujuh pemimpin muda:

  1. Billy Joeswanto – Dewan Pembina YBA
  2. Jimmy Wijaya – Dewan Pengawas YBA
  3. Limanyono Tanto – Ketua YBA Indonesia
  4. Antonius Rizaldy – Ketua YBA Jakarta
  5. David Nugraha – Wakil Ketua Harian YBA Indonesia
  6. Reifira Jasmine – Anggota Harian Komite Urusan Publik & Remaja, Bidang Relasi Umat
  7. Celine Wijaya – Anggota Harian Komite Urusan Publik & Remaja, Bidang Relasi Umat

Kehadiran tim ini mencerminkan komitmen YBA untuk membangun kepemimpinan Buddhis muda yang adaptif, strategis, dan siap berkolaborasi lintas negara.

 

Tema Konferensi: Buddhisme di Era AI

Tahun ini, konferensi internasional mengangkat tema : “Cultivating Wisdom and Well-being in the AI Era: A Buddhist Vision for the Future.”

YBA terlibat dalam diskusi mengenai:

  1. Peran etika Buddhis dalam perkembangan teknologi.
  2. Kesejahteraan mental generasi digital.
  3. Arah gerakan pemuda Buddhis di masa depan.
  4. Serta kolaborasi internasional dalam pendidikan Dharma.

Melalui dialog ini, YBA memperkuat visinya sebagai gerakan pemuda Buddhis Indonesia yang relevan, modern, dan berbasis welas asih (compassion-driven).

YBA Meluncurkan Seragam Baru: White Polo & Black Jacket

Momentum konferensi internasional ini menjadi panggung peluncuran dua identitas visual terbaru YBA:

  1. Polo putih
  2. Jaket Hitam

modern yang menampilkan citra profesional, sporty, dan youthful.Seragam baru ini menjadi simbol penyegaran organisasi, sekaligus mencerminkan nilai Buddhis seperti kesederhanaan, kejernihan batin, dan niat baik.

 

Mengapa Tidak Menggunakan Seragam Merah ?

Sebagai bentuk penghormatan kepada Thailand yang sedang berada dalam masa berkabung atas wafatnya Her Majesty Queen Sirikit, The Queen Mother, YBA memilih untuk tidak menggunakan seragam merah utama selama rangkaian acara di Bangkok. Di dalam tradisi Buddhis dan budaya Thailand, warna memiliki makna yang sangat dalam, sehingga penggunaan warna putih menjadi simbol ketulusan, penghormatan, dan kepekaan budaya.

 

Keputusan ini selaras dengan nilai Dharma, khususnya ajaran mengenai sīla (etika), mettā (cinta kasih), dan karuṇā (belas kasih) — yaitu bertindak dengan penuh hormat dan kesadaran terhadap kondisi batin komunitas setempat.

Peran YBA dalam Mewakili Indonesia

Selain menghadiri sesi pleno, chanting ceremony, dan pertemuan EXBO, delegasi YBA juga:

  1. Menjalin komunikasi strategis dengan organisasi Buddhis dari Asia, Eropa, dan Amerika.
  2. Membuka peluang kerja sama untuk program lintas negara.
  3. mempromosikan inisiatif YBA dalam pendidikan Dharma, youth empowerment, literasi digital, dan gerakan sosial.
  4. serta mendorong kolaborasi antara komunitas Buddhis Indonesia dengan jaringan internasional.

YBA Indonesia mendapat apresiasi atas pendekatan modern yang menggabungkan spiritualitas, teknologi, dan kepemimpinan pemuda.

 

Makna Kehadiran YBA di Bangkok

Kehadiran delegasi YBA Indonesia ini menjadi refleksi bahwa :

  1. Generasi Buddhis muda Indonesia memiliki suara yang diakui di tingkat global.
  2. YBA siap berperan dalam merumuskan arah masa depan Buddhisme dunia.
  3. Dan Indonesia memiliki kontribusi yang signifikan dalam membangun perdamaian, keharmonisan, dan kebijaksanaan lintas bangsa.

Sejalan dengan pesan Buddha: “Dhamma itu bergerak oleh mereka yang melangkah dengan kesadaran dan cinta kasih.”

Melalui konferensi ini, YBA Indonesia membawa pulang semangat baru untuk memperkuat pelayanan sosial, pengembangan remaja, dan pendidikan Dharma di Indonesia. Seragam baru YBA menjadi simbol langkah baru menuju masa depan yang lebih elegan, profesional, dan terbuka terhadap dunia.

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *