Bangkok, 4–7 Desember 2025 – Young Buddhist Association (YBA) Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu organisasi kepemudaan Buddhis paling aktif dan progresif di Asia Tenggara. Pada 4–7 Desember 2025, YBA hadir dalam ajang internasional The 31st General Conference of the World Fellowship of Buddhists (WFB) dan The 22nd General Conference of the World Fellowship of Buddhist Youth (WFBY) yang digelar di Vajiravudh College, Bangkok, Thailand.
Delegasi YBA pada tahun ini diwakili oleh tujuh pemimpin muda:
Kehadiran tim ini mencerminkan komitmen YBA untuk membangun kepemimpinan Buddhis muda yang adaptif, strategis, dan siap berkolaborasi lintas negara.
Tahun ini, konferensi internasional mengangkat tema : “Cultivating Wisdom and Well-being in the AI Era: A Buddhist Vision for the Future.”
YBA terlibat dalam diskusi mengenai:
Melalui dialog ini, YBA memperkuat visinya sebagai gerakan pemuda Buddhis Indonesia yang relevan, modern, dan berbasis welas asih (compassion-driven).
Momentum konferensi internasional ini menjadi panggung peluncuran dua identitas visual terbaru YBA:
modern yang menampilkan citra profesional, sporty, dan youthful.Seragam baru ini menjadi simbol penyegaran organisasi, sekaligus mencerminkan nilai Buddhis seperti kesederhanaan, kejernihan batin, dan niat baik.
Sebagai bentuk penghormatan kepada Thailand yang sedang berada dalam masa berkabung atas wafatnya Her Majesty Queen Sirikit, The Queen Mother, YBA memilih untuk tidak menggunakan seragam merah utama selama rangkaian acara di Bangkok. Di dalam tradisi Buddhis dan budaya Thailand, warna memiliki makna yang sangat dalam, sehingga penggunaan warna putih menjadi simbol ketulusan, penghormatan, dan kepekaan budaya.
Keputusan ini selaras dengan nilai Dharma, khususnya ajaran mengenai sīla (etika), mettā (cinta kasih), dan karuṇā (belas kasih) — yaitu bertindak dengan penuh hormat dan kesadaran terhadap kondisi batin komunitas setempat.
Selain menghadiri sesi pleno, chanting ceremony, dan pertemuan EXBO, delegasi YBA juga:
YBA Indonesia mendapat apresiasi atas pendekatan modern yang menggabungkan spiritualitas, teknologi, dan kepemimpinan pemuda.
Kehadiran delegasi YBA Indonesia ini menjadi refleksi bahwa :
Sejalan dengan pesan Buddha: “Dhamma itu bergerak oleh mereka yang melangkah dengan kesadaran dan cinta kasih.”
Melalui konferensi ini, YBA Indonesia membawa pulang semangat baru untuk memperkuat pelayanan sosial, pengembangan remaja, dan pendidikan Dharma di Indonesia. Seragam baru YBA menjadi simbol langkah baru menuju masa depan yang lebih elegan, profesional, dan terbuka terhadap dunia.
Leave a Reply