dimana “Cho” bermakna sebagai “Dharma”, “Khor” sebagai “Roda”, serta “Duchen” yang berarti “Festival”.
Sehingga “Chökhor Düchen” bermakna sebagai “Festival Pemutaran Roda Dharma”.
Menurut Tradisi Buddhisme Vajrayana Tibet serta Perhitungan Kalender Tibet, Hari Chokhor Duchen jatuh pada Hari ke-4 dari Bulan ke-6 Kalender Tibet.
Semua Vihara dan Cetiya Vajrayāna Tibet akan melakukan Pūjā Chokhor Duchen yang meliputi Pelafalan Sūtra, Penyalaan Pelita, serta melakukan Pradakṣiṇa dan Refleksi Diri.
Leave a Reply