Karyamu 'kan Terkenang Slalu Titiek Puspa Wafat Segenap Doa Menyertaimu

Kamis, 10 April 2025

Karyamu 'kan Terkenang Slalu Titiek Puspa Wafat Segenap Doa Menyertaimu

Titiek Puspa lahir dengan nama Sudarwati pada 1 November 1937 di Tanjung, Kalimantan Selatan. Sosoknya begitu melekat dalam sejarah musik dan seni pertunjukan Indonesia. Bukan sekadar penyanyi, ia juga pencipta lagu, aktris, dan penulis yang berkarier lebih dari enam dekade.

 

Pada tahun 2009, Titiek Puspa menghadapi cobaan besar-ia didiagnosis kanker rahim stadium 2. Proses penyembuhannya tidak mudah: kemoterapi, radiasi, dan rasa sakit yang membuatnya nyaris menyerah. Dalam keputusasaan itu, seorang memperkenalkan meditasi sebagai bagian dari upaya penyembuhan. Sejak saat itu, meditasi menjadi rutinitas harian yang dijalaninya dengan penuh dedikasi.

 

la bermeditasi selama lima jam setiap hari. Pelan-pelan, rasa sakit itu berubah jadi ketenangan. Tubuhnya terasa ringan, batinnya mulai damai. Setelah menjalani meditasi secara intensif, dokter menyampaikan kabar yang nyaris tak bisa dipercaya: sel kanker menghilang. Titiek pun menyebut momen itu sebagai keajaiban yang tak bisa dielaskan hanya dengan logika medis.

 

Usai sembuh, Titiek tetap bermeditasi tiap hari dan menjalani pola makan welas asih-menghindari seafood, membatasi daging, dan lebih banyak sayur serta ikan. Semua ini selaras dengan ajaran Buddha tentang kesadaran, menjaga tubuh, dan kasih pada sesama makhluk. Langkah-langkah ini sangat selaras dengan nilai-nilai dalam ajaran Buddha- hidup berkesadaran, menjaga tubuh sebagai kendaraan berharga, serta menunjukkan kasih sayang terhadap makhluk hidup lain.

 

Perjalanan spiritual Titiek Puspa menunjukkan kedekatan dengan nilai-nilai Buddhis. Meditasi bukan sekadar ritual, tapi sarana menemukan kedamaian. Dalam banyak kesempatan, ia menyampaikan bahwa meditasi bisa dirasakan manfaatnya oleh siapa saja-tanpa memandang agama.

 

Titiek Puspa, wafat pada 10 April 2025 dalam usia usia 87 tahun. Turut berbela sungkawa bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga karma baik yang telah dilakukannya sepanjang hidup membuahkan karma yang baik, serta terlahir di alam bahagia. Terima kasih atas karyamu yang tak akan lekang oleh zaman.

Karyamu ‘kan Terkenang Slalu Titiek Puspa Wafat Segenap Doa Menyertaimu
Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *