Karena kebenaran tidak butuh paksaan. Banyak orang mengenal agama sebagai identitas yang harus dipertahankan, bahkan diperjuangkan. Tapi muncul pertanyaan mendasar: apakah kebijaksanaan lahir dari tekanan?
Buddha mengajarkan untuk melihat sendiri, menguji sendiri, dan merasakan sendiri. Bukan percaya karena disuruh. Karena tujuan Buddhisme bukan menambah pengikut, tetapi mengurangi penderitaan. Jika paksaan dipakai, penderitaan justru bertambah.
Pencerahan tidak bisa dipaksa. Kesadaran tidak bisa diwariskan. Pemahaman lahir dari kesiapan batin. Dalam Buddhisme, kebaikan tidak dimonopoli satu agama. Jika ajaranmu membuatmu lebih welas asih, lebih jujur, dan lebih sadar, itu sudah bernilai.
Buddhisme tidak berkata bahwa agama lain salah. Buddhisme berkata untuk melihat, memahami, dan melepaskan yang menimbulkan dukkha. Kalau tujuan hidup adalah mengurangi penderitaan, apa yang paling perlu kamu pahami hari ini? Save kalau ini membuka sudut pandang baru. Share ke teman lintas iman yang suka dialog sehat.
Sepuluh tahun YBA tumbuh bersama Dharma dan bergerak bersama pemuda.
Leave a Reply