Kacamata Buddha: Seni Memandang Realitas Di dunia yang bergerak cepat dan penuh perubahan, banyak anak muda merasa seperti sedang berdiri di tanah yang terus bergeser. Rencana berubah. Relasi berubah. Target berubah. Bahkan versi diri sendiri terasa terus berganti.
SURABAYA – Kemeriahan Tahun Baru Imlek 2577 menyelimuti Grand City Mall Surabaya pada Sabtu (21/2). Acara yang diselenggarakan oleh Cetiya dan Sanggar Art Buddha Dhamma Sangha Lotus (Sanggar Lotus) bekerja sama dengan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Jawa Timur ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan umat Buddha di Kota Pahlawan.
Setiap perayaan Imlek tiba, rutinitas kita hampir selalu sama: berkumpul dengan keluarga dan sibuk mencari serta membuka amplop merah. Kita begitu antusias menanti berapa nominal yang kita dapatkan tahun ini. Tapi, di tengah keriuhan itu, pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya pada diri sendiri: Setiap Imlek kita sibuk buka amplop, tapi pernah tidak kita buka potensi diri kita sendiri?
Di dunia yang penuh kilau pencapaian dan perbandingan, banyak orang justru merasa semakin lelah.Semakin banyak yang dilihat, semakin sulit mengenali diri sendiri.
Jakarta, 24 Januari 2025 – Di tengah guyuran hujan deras yang melanda berbagai wilayah Jakarta dan menyebabkan banjir parah di sejumlah titik, langit Jakarta Utara justru menampakkan wajah cerahnya pada hari Jumat, 24 Januari 2025. Kondisi cerah ini menyertai kegiatan fangsheng atau pelepasan hewan ke habitat aslinya yang digelar oleh Young Buddhist Association (YBA) bekerja sama dengan komunitas Anggrek Dhamma Sasana, Keluarga Besar Vihara Lalitavistara, dan Mudita Center di Baywalk Mall, Pluit, Jakarta Utara.