Ada orang yang menua dengan hati lebih lembut, lebih rela, dan lebih tenang. Ada juga yang makin cemas, makin takut kehilangan, dan makin sulit melepaskan. Bedanya sering ada disini. Apa yang dilatih sejak masih sehat ?
1. Aku akan menua.
2. Aku bisa sakit.
3. Aku akan meninggal.
4. Aku akan berpisah
dari yang kucintai.
5. Aku adalah pewaris
dari perbuatanku.
Ini bukan untuk menakut nakuti. Ini untuk membuat kita hidup lebih sadar.
Berdana melatih:
• melepas,
• tidak terlalu lekat,
• membuka hati,
• dan menanam kebiasaan baik.
Semakin tua, orang sering takut kehilangan. Dana melatih hati berkata:
“Tidak semua harus kupegang.”
“Masih ada yang bisa kuberikan.”
Bukan supaya langsung jadi “hebat”. Tapi supaya batin
lebih stabil. Saat tubuh melemah, pikiran sering mudah cemas. Saat usia bertambah, kenangan, penyesalan, dan ketakutan bisa muncul. Meditasi membantu kita melihat semua itu tanpa langsung tenggelam di dalamnya.
Mulai dari yang sederhana:
1. Berdana rutin
2. Menjaga ucapan
3. Membaca paritta
4. Duduk tenang 5 sampai 10 menit
5. Melatih syukur
6. Memaafkan
7. Mendengar Dhamma
Tidak harus langsung berat. Yang penting: Konsisten, dan bisa dinikmati.
Kalau Anda ingin mengajak orang tua memulai satu praktik Buddhis untuk usia senja yang lebih damai, mana yang paling ingin dimulai dulu?
Leave a Reply