Imam tradisional Ghana berjuluk “Devil of Wednesday”Jelang Inggris vs Ghana (23 Juni 2026), ia mengklaim sudah “mengerjakan” Kane tanpa niat mencelakai, katanya, hanya “menetralkan”. – Hasilnya? Inggris kuasai 79% bola… tapi o-0. Kane gagal di peluang emas.
Bonsam bilang ia “melepas kutukannya” bahkan berjanji akan menamai bayinya “Harry Kane”, “kami bersaudara, aku menyayanginya.” (Ia juga pernah mengaku ‘menyebabkan’ cedera Ronaldo di 2014. Kini ramal Portugal juara.
Menariknya, “sisi seberang” Timnas Kroasia pun mencari pertolongan langit. Sebuah unggahan viral menyebut skuad lawan menghadiri Misa sebelum bertanding. (Catatan: ini klaim unggahan yang sudah terkonfirmasi. Kroasia menang lawan Ghana 2:1) Dukun vs Misa. Ternyata, manusia di mana pun mencari Yang Transenden saat taruhannya besar.
Apakah “santet” benar-benar bekerja? Dan yang penting bagi kita, Apa sebenarnya kata Buddha soal mantra & kutukan?
Pertama, Buddha menjauhkan jalannya dari hal-hal ini. Dalam Brahmajāla Sutta, beliau menyebut mantra, jampi, ramalan, & “santet” sebagai “ilmu rendah” yang ia hindari. Jalan Buddha bukan soal menyantet atau takut disantet.
Kedua dan ini intinya: “Pikiran mendahului segala sesuatu.” (Dhammapada 1) “Kutukan” hanya bisa “bekerja” lewat pikiranmu sendiri: kalau kamu percaya & takut, cemas itu merusak performa.
Sains menyebutnya efek nocebo. Buddha sudah menunjuknya 2.500 tahun lalu: medan tempur sejati = batin.
Buddha pernah berkata (Akkosa Sutta): Hinaan yang tak kau terima kembali kepada pengirimnya, bagai hadiah yang ditolak. Begitu pula “kutukan”: Bila kamu tak menerimanya, tak menakutinya ia tak punya kuasa atas dirimu. Pikiranmu adalah perisaimu.
Sebab & kondisi (itulah karma): Latihan, taktik, kerja tim, fisik, mental & sedikit keberuntungan, Bukan sihir. (Analis pun memuji pertahanan Ghana & taktik pelatih.) Tapi sebelum kita tertawa bukankah kita juga punya jersey hoki & ritual ujian? Mencari tenang itu manusiawi. Hormati semua, ejek tak satu pun.
Maka “mantra” paling ampuh sedunia bukanlah jampi atau jimat melainkan pikiran yang tenang, terlatih, & tak kenal takut. Kane tak dikalahkan sihir. Dan kamu pun tak akan. Latih batinmu, kerjakan bagianmu, biarkan sebab-kondisi bekerja.
Leave a Reply