Tag Buddhist

22 Jan

Mengatasi Luka dengan Dhamma: Strategi Menghadapi Orang “Toxic”Mengatasi Luka dengan Dhamma: Strategi Menghadapi Orang “Toxic”

Dalam perjalanan hidup, kita sering kali bertemu dengan orang-orang yang menyakiti atau berperilaku buruk kepada kita. Alih-alih membalas dengan kemarahan, ajaran Dhamma menawarkan pendekatan yang lebih mendalam dan membebaskan. Cara terbaik untuk "membalas" bukanlah dengan menyerang balik, melainkan dengan membuat mereka tidak lagi relevan dalam hidup Anda.

READ MORE

20 Jan

Misteri Akun “Kota Mati”: Mengapa Mereka yang Jarang Posting Justru Lebih Bahagia?

Di era digital saat ini, kita sering kali memberikan label negatif kepada mereka yang jarang memperbarui status atau mengunggah foto di media sosial. Banyak yang mengira bahwa pemilik akun yang "diam" ini adalah orang yang tidak percaya diri (insecure) atau memiliki kepribadian introvert yang akut.

READ MORE

20 Jan

Masa Depan Chattra Borobudur: Prediksi AI Terhadap Proses Persetujuan Global

Pemasangan kembali Chattra (payung suci) di puncak Candi Borobudur kini memasuki babak baru dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). Young Buddhist Association (YBA) Indonesia menggunakan model AI Claude.ai Opus 4.5 untuk mensimulasikan hasil keputusan dan memetakan risiko serta peluang terkait proyek ini. Langkah ini diambil bukan untuk mengambil keputusan, melainkan untuk memastikan proses yang rasional, terukur, dan bertanggung jawab secara global.

READ MORE

20 Jan

Siwa di Wihara: Pencipta Alam Semesta Atau Dewa Mulia yang Dihormati ?

Pernahkah Anda melihat arca Siwa di kawasan candi Buddhis, atau dalam relief dan lukisan kuno? Banyak orang kemudian bertanya: Apakah Buddhisme mencampur keyakinan? Pertanyaan ini wajar, mengingat kehadiran simbol-simbol yang tampak berasal dari tradisi berbeda dalam satu kompleks keagamaan. Namun, di sini penting untuk membedakan dua hal yang sangat mendasar: menghormati dan berlindung. Perbedaan ini adalah kunci untuk memahami bagaimana Buddhisme, khususnya tradisi Mahayana, memandang sosok-sosok seperti Siwa—bukan sebagai pencampuran keyakinan yang sembarangan, melainkan sebagai pemahaman yang jernih tentang posisi dan peran berbagai makhluk dalam kosmologi spiritual.

READ MORE

20 Jan

Membawa Buddha yang Hilang ke Jalanan New York: Sebuah Monumen Ingatan, Penyembuhan & Perdamaian

Di High Line Park, Manhattan, New York, sebuah karya seni publik monumental akan hadir pada musim semi 2026. Karya ini berjudul "The Light That Shines Through the Universe" (Cahaya yang Menyinari Seluruh Alam), diciptakan oleh seniman multidisipliner Tuan Andrew Nguyen. Lahir di Vietnam dan tumbuh di Amerika Serikat, Nguyen meraih gelar MFA dari California Institute of the Arts (CalArts). Karyanya sering mengeksplorasi tema-tema perang, trauma, ingatan, dan pemulihan—menjadikan instalasi ini lebih dari sekadar patung, melainkan sebuah monumen ingatan tentang kehidupan, trauma, dan budaya yang mencoba bertahan di tengah kehancuran.

READ MORE

20 Jan

Mahkota Borobudur: Iman atau Ilmu Pengetahuan? Mengapa YBA Memilih Keduanya?

Hari ini, Young Buddhist Association (YBA) hadir dalam Rapat Tindak Lanjut Pemasangan Chattra Adaptasi di Kementerian Agama Republik Indonesia dan menyampaikan pernyataan sikap resmi melalui surat Nomor: 1/28/C/YBA/I/2026. YBA menyatakan dukungan pada Tahap 1 penyusunan dokumen perencanaan Chattra, namun dengan syarat yang ketat.

READ MORE

12 Jan

WE ARE YOUNG: Merayakan 10 Tahun Perjalanan dan 100 Harapan Kebahagiaan

Mungkin kamu pernah bertanya-tanya, apakah wajar jika seorang Muslim atau Kristen tetap mempercayai bahwa setiap perbuatan pasti memiliki akibat? Bagi banyak orang, konsep ini terasa sangat masuk akal karena pada dasarnya banyak orang beriman tetap percaya bahwa setiap perbuatan memiliki dampak nyata. Fenomena ini menunjukkan bahwa keyakinan terhadap sebab-akibat adalah sesuatu yang melintasi batas-batas agama dan terasa sangat logis bagi kemanusiaan kita.

READ MORE

8 Jan

Muslim, Kristen, tapi Percaya Karma? Kamu Tidak Sendirian.

Mungkin kamu pernah bertanya-tanya, apakah wajar jika seorang Muslim atau Kristen tetap mempercayai bahwa setiap perbuatan pasti memiliki akibat? Bagi banyak orang, konsep ini terasa sangat masuk akal karena pada dasarnya banyak orang beriman tetap percaya bahwa setiap perbuatan memiliki dampak nyata. Fenomena ini menunjukkan bahwa keyakinan terhadap sebab-akibat adalah sesuatu yang melintasi batas-batas agama dan terasa sangat logis bagi kemanusiaan kita.

READ MORE

8 Jan

Makna yang Perlu Kamu Resapi

Ini bukan sekadar perayaan. Ini tombol reset batin. Amitabha berarti Cahaya Tanpa Batas. Latih pikiran jernih saat hidup penuh noise.

READ MORE

4 Jan

Kenapa Buddhisme Tidak Memaksa Orang Pindah Agama

Karena kebenaran tidak butuh paksaan. Banyak orang mengenal agama sebagai identitas yang harus dipertahankan, bahkan diperjuangkan. Tapi muncul pertanyaan mendasar: apakah kebijaksanaan lahir dari tekanan ?

READ MORE