23 Aug
Pendidikan sejati sering kali disalahpahami sebagai proses menimbun jawaban, padahal ia bermula di titik yang jauh lebih sederhana namun menantang, yaitu keberanian untuk bertanya. Selama bertahun-tahun menghabiskan waktu di bangku sekolah, kita cenderung dijejali dengan berbagai rumus, tanggal sejarah, dan nama-nama penting yang memang memiliki tempatnya tersendiri dalam perkembangan intelektual. Namun, ada satu keterampilan mendasar yang terkadang terabaikan dalam sistem formal kita, yakni kemampuan untuk bertanya demi sebuah pemahaman yang mendalam. Ada perbedaan mendasar antara guru yang sekadar memberikan jawaban dan guru yang mampu menumbuhkan kemampuan bertanya dalam diri muridnya, karena di sanalah proses belajar yang sesungguhnya mulai bernapas.
READ MORE22 Aug
Pendidikan sejati sering kali disalahpahami sebagai proses menimbun jawaban, padahal ia bermula di titik yang jauh lebih sederhana namun menantang, yaitu keberanian untuk bertanya. Selama bertahun-tahun menghabiskan waktu di bangku sekolah, kita cenderung dijejali dengan berbagai rumus, tanggal sejarah, dan nama-nama penting yang memang memiliki tempatnya tersendiri dalam perkembangan intelektual. Namun, ada satu keterampilan mendasar yang terkadang terabaikan dalam sistem formal kita, yakni kemampuan untuk bertanya demi sebuah pemahaman yang mendalam. Ada perbedaan mendasar antara guru yang sekadar memberikan jawaban dan guru yang mampu menumbuhkan kemampuan bertanya dalam diri muridnya, karena di sanalah proses belajar yang sesungguhnya mulai bernapas.
READ MORE21 Aug
Apakah gelar masih cukup di dunia kerja yang terus berubah? Artikel ini membahas mengapa pendidikan tetap penting, namun kemampuan belajar, karakter, dan kapabilitas menjadi bekal yang lebih menentukan. Berlandaskan Dīghajāṇu Sutta dan Dhammapada 276, tulisan ini mengajak kita membangun skill, kejujuran, disiplin, serta semangat belajar seumur hidup sebagai fondasi kesuksesan yang berkelanjutan.
READ MORE20 Aug
Takut miskin, takut menikah terlambat, atau takut tertinggal? Buddhisme mengajak kita membedakan kebutuhan untuk hidup realistis dari keinginan yang tak pernah merasa cukup, sambil tetap bertumbuh, bertanggung jawab, dan menjalani hidup dengan bijaksana.
READ MORE19 Aug
Apakah semua yang tertulis harus langsung dipercaya? Dalam Buddhisme, bertanya dan menyelidiki adalah bagian dari proses memahami Dharma. Pelajari cara membangun keyakinan yang matang melalui konteks, praktik, dan pengamatan terhadap dampaknya dalam kehidupan.
READ MORE18 Aug
Doa seharusnya menjadi ruang untuk memohon dan mengingat mereka yang membutuhkan, bukan berubah menjadi laporan keberhasilan. Belajar membedakan doa, sambutan, dan LPJ melalui lima tanda serta perspektif Buddhis tentang ucapan dan niat.
READ MORE17 Aug
Pendidikan sejati sering kali disalahpahami sebagai proses menimbun jawaban, padahal ia bermula di titik yang jauh lebih sederhana namun menantang, yaitu keberanian untuk bertanya. Selama bertahun-tahun menghabiskan waktu di bangku sekolah, kita cenderung dijejali dengan berbagai rumus, tanggal sejarah, dan nama-nama penting yang memang memiliki tempatnya tersendiri dalam perkembangan intelektual. Namun, ada satu keterampilan mendasar yang terkadang terabaikan dalam sistem formal kita, yakni kemampuan untuk bertanya demi sebuah pemahaman yang mendalam. Ada perbedaan mendasar antara guru yang sekadar memberikan jawaban dan guru yang mampu menumbuhkan kemampuan bertanya dalam diri muridnya, karena di sanalah proses belajar yang sesungguhnya mulai bernapas.
READ MORE17 Aug
Selama 10 tahun, Young Buddhist Association (YBA) Indonesia berkontribusi melalui program kepemudaan yang selaras dengan semangat Asta Cita. Dari pendidikan karakter, dialog lintas iman, pelestarian budaya, kepedulian lingkungan, pelayanan kemanusiaan, hingga kolaborasi internasional, seluruh kiprah YBA terdokumentasi secara transparan dan dapat diperiksa publik sebagai wujud partisipasi nyata membangun Indonesia.
READ MORE16 Aug
Kisah Kṣitigarbha mengajak kita menghadapi masa lalu tanpa terjebak di dalamnya. Dari rasa bersalah, luka keluarga, kehilangan, hingga karma, temukan cara mengubah penderitaan menjadi kebajikan, memperbaiki kesalahan, menghentikan pola buruk, dan memilih tindakan yang mengurangi penderitaan makhluk lain. Kṣitigarbha Playbook bukan tentang menjadi sempurna, tetapi tentang terus memilih kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
READ MORE15 Aug
Lebih baik hadir saat berdana dan melimpahkan jasa bersama Saṅgha, tetapi jika belum bisa, niat baik tetap dapat ditumbuhkan dari sebelum, saat, hingga sesudah berdana. Kenali makna Tiga Waktu Si Pemberi, pentingnya Hari Sukacita para Buddha, serta bagaimana melimpahkan jasa kepada para leluhur tanpa mengurangi kebajikan yang telah dilakukan.
READ MORE