Misteri di Balik Pemugaran Yasti Maha Stupa Candi Borobudur
Sejak September 2026, bagian paling atas Candi Borobudur sedang dipugar. 1 Pengunjung biasa kini hanya boleh naik sampai lantai 8, karena lantai 10 menjadi area kerja. 2 Pekerjaan ini disebut untuk menangani pergeseran yasti, pelapukan batu, rongga, rekahan, dan penggaraman. 1
Masalahnya, bagian yang dipugar ini persis tempat pemerintah berencana memasang chattra perunggu. 3 Chattra itu dirancang setinggi 6,2 meter, berbobot sekitar 800 kilogram, dan akan dibaut ke batu kuno. 3 Belajar dari kasus stairlift 2025 yang dipasang tanpa kajian dampak, publik punya alasan kuat untuk ikut mengawasi. 4
Pemugaran berfokus pada konsolidasi yasti dan perawatan Mahastupa, dengan perkiraan waktu sekitar lima pekan. 1 Targetnya rampung Sabtu, 24 Oktober 2026, tetapi bisa mundur mengikuti kondisi di lapangan. 1 Pelataran sisi utara ditutup karena dijadikan zona kerja. 1 MCB menjadi pelaksana, dengan tujuan memperkuat dan menstabilkan susunan batu. 12
Pada 5 Oktober 2026, Direktur Operasi IDM Indung Purwita Jati menjelaskan alasannya. 2Menurut dia, hasil riset menemukan beberapa bagian yang harus diperbaiki: “Batu ini sudah cukup lama dan sebelumnya belum pernah kami cek maupun dipugar.” 2 Kepada Magelang Ekspres, ia menyebut perbaikan ini “cukup masif”. 13
Namun, laporan riset yang menjadi dasar pemugaran itu belum dibuka ke publik. 2Padahal, undang-undang mewajibkan setiap pemugaran cagar budaya mengantongi izin pemerintah. 14 UNESCO juga meminta Indonesia melaporkan rencana pekerjaan di Borobudur sebelum ada keputusan yang sulit dibatalkan. 11 Dalam pemberitaan resmi soal pemugaran ini, belum ada penjelasan tentang izin, metode kerja, ataupun laporan ke UNESCO. 1
Dalam tradisi Buddhis, chattra melambangkan perlindungan, kebijaksanaan, welas asih, dan pencapaian spiritual. 3Bagi banyak umat, stupa tanpa chattra terasa belum lengkap. 3 Karena itu, sebagian kalangan sudah memperjuangkan chattra Borobudur sejak awal 1900-an. 3
Masalahnya, tidak ada dokumentasi arkeologis yang lengkap bahwa stupa induk Borobudur dulu memang memakai chattra. 3
Insinyur Belanda Theodoor van Erp pernah menyusun chattra dari serpihan batu saat memugar Borobudur pada 1907–1911. 3 9Ia lalu menurunkannya sendiri karena ragu bentuknya benar dan karena batu aslinya terlalu sedikit dibanding batu baru. 9
Susunan chattra itu kini disimpan di museum di kawasan Candi Borobudur. 15Papan keterangannya menulis, chattra itu dibongkar “karena sebagian besar batu penyusunnya tidak asli dan merupakan batu baru”. 15Candi Buddha di sekitarnya, seperti Mendut, Pawon, Sewu, dan Plaosan, juga tidak memakai chattra. 15
Borobudur sendiri dirancang sebagai mandala, yaitu susunan bangunan yang menggambarkan perjalanan batin menuju pencerahan. 9Menurut Hari Setyawan dari MCB, nilai keagamaan Borobudur ada pada mandala dan tata letak candinya, bukan pada chattra. 15
Wacana chattra menguat lagi pada 2023, ketika Kementerian Agama mengusulkannya dan para arkeolog langsung menolak. 16Saat itu Borobudur sedang didorong menjadi destinasi wisata religi super prioritas. 9Pemasangan chattra batu bahkan sempat dijadwalkan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 18 September 2024. 9 Rencana itu memicu gelombang penolakan warganet dengan tagar #PrayForBorobudur. 17
Kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) lalu menyimpulkan struktur stupa induk mengalami kelemahan material dan perubahan bentuk. 9BRIN menilai tambahan beban chattra batu sekitar 1,4 ton sangat berbahaya, terutama saat angin kencang dan gempa. 9Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) juga menolak karena chattra itu tidak memenuhi syarat rekonstruksi dalam Undang-Undang Cagar Budaya. 9Rencana 2024 akhirnya batal di menit-menit terakhir. 9
Awal 2026, pemerintah mengganti istilah “rekonstruksi” menjadi “adaptasi”. 9Bedanya penting: rekonstruksi menuntut bukti bentuk asli, sedangkan adaptasi membolehkan desain baru untuk kebutuhan masa kini. 9Menteri Kebudayaan Fadli Zon kemudian menegaskan chattra baru ini terbuat dari perunggu, bukan batu. 18
Menurut World Heritage Watch, jaringan pemantau warisan dunia yang berbasis di Berlin, rancangannya bernama “Chattra Triratna Dasabhumi”. 3Tingginya 6,2 meter dan beratnya sekitar 800 kilogram. 3Chattra itu akan ditanam ke batu kuno dengan delapan angkur baja tahan karat sedalam 30 sentimeter dan lem resin epoksi. 3
Pada April 2026, Fadli membawa rencana ini ke UNESCO di Paris dan menyebut Borobudur sebagai “warisan yang hidup”. 10Di sana, Direktur Pusat Warisan Dunia UNESCO Lazare Eloundou Assomo menegaskan kajian dampak warisan (HIA) harus disusun dan diserahkan dulu untuk ditinjau. 10Pemasangan sempat ditargetkan bertepatan dengan Waisak, lalu mundur ke Agustus 2026. 3Pada 24 Juli 2026, Dirjen Bimas Buddha Supriyadi menyatakan pemasangan masih menunggu karena kajian belum sepenuhnya selesai. 19Per 23 September 2026, chattra belum dipasang dan masih dalam pembahasan. 1
Kementerian Agama berpendapat chattra memenuhi aspirasi spiritual umat Buddha Indonesia. 3Pendukung juga menunjuk temuan Van Erp berupa batu payung, potongan tiang segi delapan, dan komponen berpasak sebagai dasar arkeologis. 3WALUBI lewat Karuna Murdaya mendukung, asalkan keputusannya menjunjung nilai spiritual dan kesejahteraan umat. 20Peneliti BRIN Ilham Hatta juga menyebut analisis awal menunjukkan stupa induk secara teknis bisa menopang chattra, asalkan ada desain rinci dan evaluasi jangka panjang. 20
Para biksu dan Young Buddhist Association meminta chattra hanya dipasang bila ada bukti arkeologis jelas dan kesepakatan para ahli. 3Komunitas Ruwat Rawat Borobudur meminta penundaan karena taruhannya menyangkut keaslian situs bagi seluruh dunia. 3Pada 10 April 2026, ICOMOS Indonesia mengirim pernyataan keprihatinan resmi ke UNESCO soal ancaman terhadap keaslian situs dan keraguan atas transparansi prosesnya. 3World Heritage Watch juga mencatat kajian dampak internal yang dipesan Kementerian Agama tidak dibuka ke publik. 3
Pemugaran besar Borobudur pada 1973–1983 dikerjakan bersama UNESCO dan didukung 26 negara donatur. 21Karena itulah dunia internasional merasa ikut berkepentingan atas cara Borobudur dikelola. 3
Menariknya, teras atas dan yasti tidak termasuk dalam lingkup pemugaran besar itu. 15Ismijono, salah satu pemugar era itu, mengatakan:“Bagian Arupadhatu (tingkatan atas) tidak masuk dalam ruang lingkup pemugaran, jadi tidak disentuh.” 15Arupadhatu adalah tingkat paling atas Borobudur, tempat stupa induk berdiri. 6
Jadi, anggapan bahwa yasti “sudah aman sejak dipugar tahun 1970–1980-an” kurang tepat, karena yasti memang tidak dipugar menyeluruh saat itu. 15Meski begitu, stupa induk tetap dirawat secara berkala. 22Pada 2010, Kepala Balai Konservasi Borobudur saat itu, Marsis Sutopo, menyebut pemugaran stupa induk sebagai “pekerjaan tahunan”. 22
Perbedaannya mencolok: dulu dunia ikut mengawasi, sekarang publik hanya mendengar dari keterangan singkat pengelola wisata. 2
Pernyataan IDM bahwa batu stupa utama “belum pernah kami cek maupun dipugar” layak dipertanyakan. 2Pada Desember 2010, Balai Konservasi justru memperbaiki stupa induk karena bocor di puluhan sambungan batunya. 22Marsis Sutopo saat itu juga menyebut stupa induk pernah diperbaiki setelah ledakan bom tahun 1985. 22
ANTARA memang menulis bahwa yang dimaksud adalah belum pernah ada pemeriksaan dan pemugaran secara menyeluruh pada bagian itu. 2Kalau begitu, publik berhak melihat catatan perawatan stupa induk selama ini, termasuk sejak kapan yasti mulai bergeser. 22
Puncak Borobudur juga sudah melewati gempa Yogyakarta 2006, hujan abu Merapi 2010, dan abu Kelud 2014. 8Itu tidak berarti yasti pasti sehat, karena batu candi terus melapuk akibat air hujan, garam, dan perubahan suhu. 8Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Nasional Junus Satrio Atmodjo pernah mengingatkan: “Batu-batu candi tidak sekuat yang kita kira.” 8
Urutan kejadiannya patut dicermati. Pada 2024, BRIN menilai struktur stupa induk terlalu lemah untuk menanggung chattra batu seberat 1,4 ton. 9Pada 2026, rencananya berganti ke chattra perunggu sekitar 800 kilogram yang tetap ditanam ke batu dengan angkur. 3Bobotnya memang lebih ringan, tetapi tetap bertumpu pada yasti. 3Lalu, pada tahun yang sama, yasti yang akan menjadi tumpuan chattra justru dikonsolidasi atau diperkuat. 1
Seorang pejabat PT TWC–InJourney, Hetty Herawati, dalam forum Kementerian Agama bahkan menyebut perusahaannya “mendorong percepatan pemasangan chattra sesuai dengan instruksi Bapak Presiden dan Menteri BUMN”. 23Wajar bila publik bertanya: Apakah penguatan yasti ini sekaligus menyiapkan dudukan chattra? Karena kajiannya tidak dibuka, dugaan itu belum bisa dibuktikan, tetapi juga belum bisa dibantah. 1 3Satu-satunya cara menjawabnya adalah membuka dokumen kajian kepada publik dan UNESCO. 10
Akhir Mei 2025, video pemasangan pelat besi dan papan kayu di tangga Borobudur viral di media sosial dengan sebutan “eskalator”. 24Yang sebenarnya dipasang adalah stairlift, yaitu kursi bermesin yang meluncur di rel sepanjang tangga untuk mengangkut orang yang sulit naik. 25Menurut Kompas, pengelola awalnya bungkam, dan penjelasan baru datang setelah ramai dari Istana dan Kementerian Kebudayaan. 5
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyebut fasilitas itu untuk kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron:
“Tidak ada paku, tidak ada bor… bisa dibongkar dengan mudah.” 26Direktur Utama InJourney Maya Watono menyebutnya bagian dari rencana jangka panjang agar candi ramah lansia, penyandang disabilitas, dan biksu senior. 27Empat unit stairlift dipasang dari lantai tiga sampai lantai tujuh. 25
Pada 29 Mei 2025, Presiden Prabowo dan Presiden Macron naik sampai ke puncak candi. 28Menurut IDN Times, Macron menolak memakai stairlift dan memilih berjalan kaki. 29Hari itu juga Fadli Zon berkata: “Kami sudah lama merencanakannya dan akan kami coba permanenkan.” 30Tak lama kemudian, stairlift itu dicopot dengan alasan masih uji coba dan kajiannya belum selesai. 30
Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia mengingatkan batu andesit Borobudur “sangat rentan terhadap tekanan, gesekan, maupun benturan”. 31Tempo merangkum, pemasangan itu dilakukan “tanpa analisis dampak maupun kejelasan prosedur”. 4
Pola seperti ini juga dicatat dunia internasional. 3Laporan World Heritage Watch menyebut Komite Warisan Dunia berulang kali menyoroti proyek besar di Borobudur yang berjalan sebelum kajian yang layak selesai. 3Pada 2023, Komite Warisan Dunia UNESCO bahkan sangat menyesalkan proyek besar di sekitar Borobudur yang rampung sebelum kajian dampaknya diserahkan. 33
Pelajaran untuk chattra jelas: di Borobudur, sebuah fasilitas bisa dipasang dulu dan baru dijelaskan setelah publik ribut. 5Karena itu, jika chattra sampai dipasang tanpa pengumuman dan edukasi yang jelas kepada publik, itu patut dibaca sebagai tanda bahaya. 11Patut diduga chattra itu memang bermasalah, dan hanya segelintir pihak yang berambisi memaksakannya. 3Rencana yang kuat secara ilmiah tidak perlu takut diuji dan dijelaskan di depan publik. 10
Batu Borobudur sudah berumur lebih dari seribu tahun. 3Kajian Young Buddhist Association mencatat sejumlah risiko bila logam dipasang di atas batu tua itu. 9
Kajian yang sama menyarankan lapisan pemisah antara logam dan batu, serta desain bongkar-pasang yang tidak meninggalkan bekas pada batu asli. 9
Borobudur tercatat sebagai Warisan Dunia UNESCO sejak 1991. 3Pada 2025, Komite Warisan Dunia meminta Indonesia menyerahkan rincian setiap proyek beserta kajian dampaknya sebelum ada keputusan yang sulit dibatalkan. 11Komite juga menegaskan tanggung jawab melindungi Borobudur tetap ada pada negara, dan pariwisata tidak boleh bertentangan dengan tanggung jawab itu. 11
Pada 2007, Komite sudah meminta penghentian praktik yang merugikan batu Borobudur, termasuk penggunaan resin epoksi. 34Ironisnya, rancangan chattra yang dilaporkan justru memakai angkur dengan resin epoksi. 3
Undang-Undang Cagar Budaya mewajibkan pemugaran menjaga keaslian bahan dan bentuk, mengubah sesedikit mungkin, dan memakai cara yang tidak merusak. 7Siapa pun yang sengaja merusak cagar budaya terancam penjara 1 sampai 15 tahun dan/atau denda Rp500 juta sampai Rp5 miliar. 35
Piagam Venesia 1964, pedoman pemugaran yang diadopsi ICOMOS, menyebut pemugaran harus berhenti di titik ketika dugaan dimulai. 36Artinya, kalau bentuk aslinya tidak diketahui pasti, pemugar tidak boleh menebak-nebak lalu menambahkannya. 36
Apa isi “hasil riset” yang menjadi dasar pemugaran yasti, dan kapan riset itu dilakukan? 1 2
Apakah pemugaran ini sudah mengantongi izin pemerintah dan rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya? 14
Apakah ada pengeboran, angkur, atau elemen logam yang ditanam di yasti selama pemugaran? 3
Apakah pemugaran ini sudah dilaporkan ke UNESCO sebelum dikerjakan? 11
Kapan kajian dampak warisan (HIA) chattra dibuka ke publik dan diserahkan ke UNESCO? 10
Bagaimana angkur resin epoksi bisa sejalan dengan permintaan UNESCO pada 2007 untuk menghentikan penggunaan epoksi? 34
Siapa yang bertanggung jawab bila kelak terjadi kerusakan pada stupa induk? 7 11
Borobudur adalah warisan dunia milik seluruh umat manusia. 3Mengawalnya tidak berarti menolak aspirasi umat Buddha, karena chattra memang punya makna spiritual yang dalam. 9Mengawal berarti memastikan setiap campur tangan fisik berdasar bukti, seminimal mungkin, dan bisa dibongkar kembali. 20Setiap warga punya jalur resmi untuk ikut mengawasi. 37
Jangan sampai kasus stairlift terulang di puncak Borobudur: dipasang diam-diam, viral, lalu baru dijelaskan. 5
Ayo kawal dan jaga Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia dan ruang spiritual kita bersama. 3
1 IDN Times, 23 September 2026 – Candi Borobudur Dipugar, Begini Aturan dan Perubahan Kunjungan Wisatawan
2 ANTARA, 5 Oktober 2026 – Stupa Utama Candi Borobudur Dipugar, Pengunjung Hanya Sampai Lantai 8
3 Buddhistdoor Global, 24 Juni 2026 – Buddhist Heritage: Borobudur Chattra Proposal Sparks International Debate on Authenticity and Conservation
4 Tempo – Arkeolog: Stairlift Borobudur Bukti Pembangunan Berkelanjutan Cuma Jargon
5 Kompas.com, 28 Mei 2025 – Polemik Stairlift di Candi Borobudur Jelang Kunjungan Macron dan Prabowo
6 Balai Konservasi Borobudur – Stupa Candi Borobudur
7 BPHN – UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya
8 Forest Digest – Candi Borobudur Terdampak Perubahan Iklim
9 Young Buddhist Association, 15 Januari 2026 – Rencana Pemasangan Chattra Adaptasi pada Stupa Induk Candi Borobudur
10 VOI, 24 April 2026 – Chattra Borobudur Entered the UNESCO Discussion
11 UNESCO World Heritage Centre, 2025 – Keputusan 47 COM 7B.74
12 ANTARA Foto, 29 September 2026 – Pemugaran Mahastupa Candi Borobudur
13 Magelang Ekspres – Stupa Utama Borobudur Magelang Dipugar, Akses Pengunjung Diatur hingga Lantai 8
14 Jogloabang – UU 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya
15 Detik Jateng, 10 Oktober 2023 – Melihat Bentuk Chattra, Tugu yang Pernah Terpasang di Stupa Candi Borobudur
16 Detik Jateng, 2023 – Arkeolog Tak Setuju Usulan Menag Pasang Chatra di Candi Borobudur
17 Kompas.com, 11 September 2024 – Saat Penolakan Chattra di Stupa Induk Memicu “Pray for Borobudur”
18 Detik Jateng – Menbud soal Rencana Pemasangan Chattra di Puncak Borobudur: Bukan dari Batu
19 ANTARA – Pemasangan Catra Candi Borobudur Masih Menunggu Hasil Kajian
20 Buddhistdoor Global, 5 Desember 2025 – Young Buddhist Association of Indonesia Joins National Dialogue on Borobudur Chattra Restoration
21 Tempo – 49 Tahun Pemugaran Candi Borobudur, 26 Negara Terlibat sebagai Donatur
22 Detik News, 10 Desember 2010 – Bocor, Stupa Puncak Borobudur Dipugar
23 Kementerian Agama – Pemerintah dan Tokoh Agama Buddha Bahas Rencana Pemasangan Chattra Borobudur
24 ANTARA – Istana Jelaskan Urgensi Stair Lift Borobudur untuk Presiden Macron
25 Detik Jateng – Begini Wujud Stairlift di Candi Borobudur yang Ramai Disorot
26 Tempo – Eskalator Dipasang di Candi Borobudur, Istana: untuk Kunjungan Macron dan Prabowo
27 IDN Times Jogja – InJourney Pastikan Pemasangan Stairlift Tak Rusak Borobudur
28 Tempo – Naik Stairlift, Prabowo dan Macron Capai Stupa Teratas di Candi Borobudur
29 IDN Times – Presiden Prancis Tolak Gunakan Stairlift saat ke Borobudur
30 Liputan6 – Bagaimana Nasib Stairlift di Candi Borobudur?
31 Tempo – Stairlift Borobudur: Pertimbangan Inklusivitas dan Tinjauan Arkeolog
32 CNN Indonesia, 26 Mei 2025 – Respons Menteri PU soal Viral Candi Borobudur Dipasang Eskalator
33 UNESCO World Heritage Centre, 2023 – Keputusan 45 COM 7B.162
34 InforMEA – Borobudur Temple Compounds (Indonesia)
35 Pasal.id – UU No. 11 Tahun 2010, Pasal 105
36 ICOMOS – The Venice Charter (1964)
37 JDIH Kementerian Keuangan – UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
38 Ombudsman Republik Indonesia
Leave a Reply