Dharma & Realita

Home / Dharma & Realita / Misteri di Balik Pemugaran Yasti Maha Stupa Candi Borobudur

Misteri di Balik Pemugaran Yasti Maha Stupa Candi Borobudur

Selasa, 6 Oktober 2026

Sejak September 2026, bagian paling atas Candi Borobudur sedang dipugar. 1 Pengunjung biasa kini hanya boleh naik sampai lantai 8, karena lantai 10 menjadi area kerja. 2 Pekerjaan ini disebut untuk menangani pergeseran yasti, pelapukan batu, rongga, rekahan, dan penggaraman. 1

 

Masalahnya, bagian yang dipugar ini persis tempat pemerintah berencana memasang chattra perunggu. 3 Chattra itu dirancang setinggi 6,2 meter, berbobot sekitar 800 kilogram, dan akan dibaut ke batu kuno. 3 Belajar dari kasus stairlift 2025 yang dipasang tanpa kajian dampak, publik punya alasan kuat untuk ikut mengawasi. 4

Intinya

  • Puncak Borobudur sedang dipugar karena yasti disebut bergeser dan batunya lapuk, tetapi hasil riset yang mendasarinya belum dibuka ke publik.12
  • Di titik yang sama, pemerintah berencana memasang chattra perunggu sekitar 800 kilogram yang ditanam ke batu kuno dengan angkur baja.3
  • Kasus stairlift 2025 menunjukkan fasilitas di Borobudur bisa dipasang dulu dan baru dijelaskan setelah viral, jadi publik perlu ikut mengawal.5
Stupa utama memahkotai puncak Borobudur, di atas stupa-stupa berlubang yang lebih kecil.
Foto: ANTARA FOTO / Anis Efizudin / nz.

Kamus Kecil

Stupa induk (Mahastupa): stupa terbesar di puncak Borobudur. 6
Yasti: tiang batu di pucuk stupa induk, sekaligus titik tertinggi candi. 1
Chattra: payung bertingkat yang secara tradisi dipasang di atas yasti, lambang penghormatan, perlindungan, dan kesucian dalam tradisi Buddhis. 1
Pemugaran: upaya mengembalikan kondisi bangunan cagar budaya dengan cara memperbaiki, memperkuat, atau mengawetkannya. 7
Konsolidasi: penguatan bagian yang goyah supaya strukturnya kembali stabil. 1
Penggaraman: garam yang terbawa air hujan meresap ke pori batu lalu mengkristal, sehingga batu cepat rapuh. 8
Angkur kimia: baut baja yang ditanam ke lubang bor di batu, lalu dikunci dengan lem resin epoksi. 3
Korosi galvanik: karat yang muncul ketika dua bahan berbeda, misalnya perunggu dan batu yang mengandung besi, bersentuhan di tempat lembap. 9
HIA (Heritage Impact Assessment): kajian dampak warisan, yaitu penilaian apakah sebuah rencana bisa merusak nilai situs warisan dunia. 10
OUV (Outstanding Universal Value): nilai universal luar biasa, alasan utama Borobudur diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO. 11
ICOMOS: dewan internasional untuk monumen dan situs, penasihat resmi UNESCO. 3
MCB (Museum dan Cagar Budaya): lembaga yang melaksanakan pemugaran Mahastupa saat ini. 12
IDM (InJourney Destination Management): pengelola kawasan wisata Candi Borobudur, dulu bernama PT Taman Wisata Candi. 5
Borobudur saat pekerjaan pemugaran stupa utama pada 29 September 2026.
Foto: ANTARA FOTO / Anis Efizudin / nz.

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Puncak Borobudur?

 

Pemugaran berfokus pada konsolidasi yasti dan perawatan Mahastupa, dengan perkiraan waktu sekitar lima pekan. 1 Targetnya rampung Sabtu, 24 Oktober 2026, tetapi bisa mundur mengikuti kondisi di lapangan. 1 Pelataran sisi utara ditutup karena dijadikan zona kerja. 1 MCB menjadi pelaksana, dengan tujuan memperkuat dan menstabilkan susunan batu. 12

 

Pada 5 Oktober 2026, Direktur Operasi IDM Indung Purwita Jati menjelaskan alasannya. 2Menurut dia, hasil riset menemukan beberapa bagian yang harus diperbaiki: “Batu ini sudah cukup lama dan sebelumnya belum pernah kami cek maupun dipugar.” 2 Kepada Magelang Ekspres, ia menyebut perbaikan ini “cukup masif”. 13

 

Namun, laporan riset yang menjadi dasar pemugaran itu belum dibuka ke publik. 2Padahal, undang-undang mewajibkan setiap pemugaran cagar budaya mengantongi izin pemerintah. 14 UNESCO juga meminta Indonesia melaporkan rencana pekerjaan di Borobudur sebelum ada keputusan yang sulit dibatalkan. 11 Dalam pemberitaan resmi soal pemugaran ini, belum ada penjelasan tentang izin, metode kerja, ataupun laporan ke UNESCO. 1

Chattra yang direkonstruksi selama pemugaran oleh Van Erp pada 1907–1911, dipamerkan di Museum Borobudur. Dipublikasikan oleh detikJateng pada Oktober 2023.
Foto: Eko Susanto / detikJateng. (Ini merupakan rekonstruksi modern yang terkait dengan Van Erp, bukan bukti bentuk asli monumen pada abad ke-9).

Kenalan dengan Chattra, Payung yang Diperdebatkan Seabad

 

Dalam tradisi Buddhis, chattra melambangkan perlindungan, kebijaksanaan, welas asih, dan pencapaian spiritual. 3Bagi banyak umat, stupa tanpa chattra terasa belum lengkap. 3 Karena itu, sebagian kalangan sudah memperjuangkan chattra Borobudur sejak awal 1900-an. 3

 

Masalahnya, tidak ada dokumentasi arkeologis yang lengkap bahwa stupa induk Borobudur dulu memang memakai chattra. 3

 

Insinyur Belanda Theodoor van Erp pernah menyusun chattra dari serpihan batu saat memugar Borobudur pada 1907–1911. 3 9Ia lalu menurunkannya sendiri karena ragu bentuknya benar dan karena batu aslinya terlalu sedikit dibanding batu baru. 9

 

Susunan chattra itu kini disimpan di museum di kawasan Candi Borobudur. 15Papan keterangannya menulis, chattra itu dibongkar “karena sebagian besar batu penyusunnya tidak asli dan merupakan batu baru”. 15Candi Buddha di sekitarnya, seperti Mendut, Pawon, Sewu, dan Plaosan, juga tidak memakai chattra. 15

 

Borobudur sendiri dirancang sebagai mandala, yaitu susunan bangunan yang menggambarkan perjalanan batin menuju pencerahan. 9Menurut Hari Setyawan dari MCB, nilai keagamaan Borobudur ada pada mandala dan tata letak candinya, bukan pada chattra. 15

Kunjungan ke Studio Patung Yusman saat pengerjaan chattra yang direncanakan untuk Borobudur, April 2026.
Foto: Biro Komunikasi, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Indonesia. (Difoto di bengkel pengerjaan. Foto ini tidak menunjukkan pemasangan pada monumen).

Dari Chattra Batu ke Chattra Perunggu

 

Wacana chattra menguat lagi pada 2023, ketika Kementerian Agama mengusulkannya dan para arkeolog langsung menolak. 16Saat itu Borobudur sedang didorong menjadi destinasi wisata religi super prioritas. 9Pemasangan chattra batu bahkan sempat dijadwalkan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 18 September 2024. 9 Rencana itu memicu gelombang penolakan warganet dengan tagar #PrayForBorobudur. 17

 

Kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) lalu menyimpulkan struktur stupa induk mengalami kelemahan material dan perubahan bentuk. 9BRIN menilai tambahan beban chattra batu sekitar 1,4 ton sangat berbahaya, terutama saat angin kencang dan gempa. 9Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) juga menolak karena chattra itu tidak memenuhi syarat rekonstruksi dalam Undang-Undang Cagar Budaya. 9Rencana 2024 akhirnya batal di menit-menit terakhir. 9

 

Awal 2026, pemerintah mengganti istilah “rekonstruksi” menjadi “adaptasi”. 9Bedanya penting: rekonstruksi menuntut bukti bentuk asli, sedangkan adaptasi membolehkan desain baru untuk kebutuhan masa kini. 9Menteri Kebudayaan Fadli Zon kemudian menegaskan chattra baru ini terbuat dari perunggu, bukan batu. 18

 

Menurut World Heritage Watch, jaringan pemantau warisan dunia yang berbasis di Berlin, rancangannya bernama “Chattra Triratna Dasabhumi”. 3Tingginya 6,2 meter dan beratnya sekitar 800 kilogram. 3Chattra itu akan ditanam ke batu kuno dengan delapan angkur baja tahan karat sedalam 30 sentimeter dan lem resin epoksi. 3

Pada April 2026, Fadli membawa rencana ini ke UNESCO di Paris dan menyebut Borobudur sebagai “warisan yang hidup”. 10Di sana, Direktur Pusat Warisan Dunia UNESCO Lazare Eloundou Assomo menegaskan kajian dampak warisan (HIA) harus disusun dan diserahkan dulu untuk ditinjau. 10Pemasangan sempat ditargetkan bertepatan dengan Waisak, lalu mundur ke Agustus 2026. 3Pada 24 Juli 2026, Dirjen Bimas Buddha Supriyadi menyatakan pemasangan masih menunggu karena kajian belum sepenuhnya selesai. 19Per 23 September 2026, chattra belum dipasang dan masih dalam pembahasan. 1

 

Suara yang mendukung

Kementerian Agama berpendapat chattra memenuhi aspirasi spiritual umat Buddha Indonesia. 3Pendukung juga menunjuk temuan Van Erp berupa batu payung, potongan tiang segi delapan, dan komponen berpasak sebagai dasar arkeologis. 3WALUBI lewat Karuna Murdaya mendukung, asalkan keputusannya menjunjung nilai spiritual dan kesejahteraan umat. 20Peneliti BRIN Ilham Hatta juga menyebut analisis awal menunjukkan stupa induk secara teknis bisa menopang chattra, asalkan ada desain rinci dan evaluasi jangka panjang. 20

 

Suara yang meminta hati-hati

Para biksu dan Young Buddhist Association meminta chattra hanya dipasang bila ada bukti arkeologis jelas dan kesepakatan para ahli. 3Komunitas Ruwat Rawat Borobudur meminta penundaan karena taruhannya menyangkut keaslian situs bagi seluruh dunia. 3Pada 10 April 2026, ICOMOS Indonesia mengirim pernyataan keprihatinan resmi ke UNESCO soal ancaman terhadap keaslian situs dan keraguan atas transparansi prosesnya. 3World Heritage Watch juga mencatat kajian dampak internal yang dipesan Kementerian Agama tidak dibuka ke publik. 3

Para pemangku kepentingan menghadiri rapat koordinasi mengenai usulan chattra Borobudur di Jakarta, Januari 2026.
Foto: Biro Komunikasi, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Indonesia. (Kehadiran dalam rapat tidak berarti setiap peserta menyetujui usulan tersebut).

Dulu Terbuka, Sekarang Serba Tertutup

 

Pemugaran besar Borobudur pada 1973–1983 dikerjakan bersama UNESCO dan didukung 26 negara donatur. 21Karena itulah dunia internasional merasa ikut berkepentingan atas cara Borobudur dikelola. 3

 

Menariknya, teras atas dan yasti tidak termasuk dalam lingkup pemugaran besar itu. 15Ismijono, salah satu pemugar era itu, mengatakan:“Bagian Arupadhatu (tingkatan atas) tidak masuk dalam ruang lingkup pemugaran, jadi tidak disentuh.” 15Arupadhatu adalah tingkat paling atas Borobudur, tempat stupa induk berdiri. 6

 

Jadi, anggapan bahwa yasti “sudah aman sejak dipugar tahun 1970–1980-an” kurang tepat, karena yasti memang tidak dipugar menyeluruh saat itu. 15Meski begitu, stupa induk tetap dirawat secara berkala. 22Pada 2010, Kepala Balai Konservasi Borobudur saat itu, Marsis Sutopo, menyebut pemugaran stupa induk sebagai “pekerjaan tahunan”. 22

Hal
Pemugaran 1973–1983
Pemugaran Yasti 2026

Siapa yang terlibat
Pemerintah Indonesia bersama UNESCO, didukung 26 negara donatur.

21
MCB sebagai pelaksana,

12

IDM sebagai pengelola kawasan.

2

Bagian yang dikerjakan
Bagian bawah candi; teras atas dan yasti tidak disentuh.

15
Yasti dan Mahastupa—pergeseran, pelapukan, rongga, rekahan, dan penggaraman.

1

Keterbukaan
Kerja sama internasional yang luas.

21
Hasil riset belum dibuka; informasi hanya dari keterangan pers.

2

Laporan ke UNESCO
Dikerjakan bersama UNESCO.

21
Belum ada kabar, padahal UNESCO memintanya.

11

Perbedaannya mencolok: dulu dunia ikut mengawasi, sekarang publik hanya mendengar dari keterangan singkat pengelola wisata. 2

Pekerjaan pemugaran Borobudur pada Maret 1980, yang tersimpan dalam Arsip Konservasi Borobudur.
Foto: Direktorat Jenderal Kebudayaan, melalui UNESCO Memory of the World.

Janggal: Benarkah “Belum Pernah Dicek”?

 

Pernyataan IDM bahwa batu stupa utama “belum pernah kami cek maupun dipugar” layak dipertanyakan. 2Pada Desember 2010, Balai Konservasi justru memperbaiki stupa induk karena bocor di puluhan sambungan batunya. 22Marsis Sutopo saat itu juga menyebut stupa induk pernah diperbaiki setelah ledakan bom tahun 1985. 22

 

ANTARA memang menulis bahwa yang dimaksud adalah belum pernah ada pemeriksaan dan pemugaran secara menyeluruh pada bagian itu. 2Kalau begitu, publik berhak melihat catatan perawatan stupa induk selama ini, termasuk sejak kapan yasti mulai bergeser. 22

 

Puncak Borobudur juga sudah melewati gempa Yogyakarta 2006, hujan abu Merapi 2010, dan abu Kelud 2014. 8Itu tidak berarti yasti pasti sehat, karena batu candi terus melapuk akibat air hujan, garam, dan perubahan suhu. 8Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Nasional Junus Satrio Atmodjo pernah mengingatkan: “Batu-batu candi tidak sekuat yang kita kira.” 8

 

Urutan kejadiannya patut dicermati. Pada 2024, BRIN menilai struktur stupa induk terlalu lemah untuk menanggung chattra batu seberat 1,4 ton. 9Pada 2026, rencananya berganti ke chattra perunggu sekitar 800 kilogram yang tetap ditanam ke batu dengan angkur. 3Bobotnya memang lebih ringan, tetapi tetap bertumpu pada yasti. 3Lalu, pada tahun yang sama, yasti yang akan menjadi tumpuan chattra justru dikonsolidasi atau diperkuat. 1

 

Seorang pejabat PT TWC–InJourney, Hetty Herawati, dalam forum Kementerian Agama bahkan menyebut perusahaannya “mendorong percepatan pemasangan chattra sesuai dengan instruksi Bapak Presiden dan Menteri BUMN”. 23Wajar bila publik bertanya: Apakah penguatan yasti ini sekaligus menyiapkan dudukan chattra? Karena kajiannya tidak dibuka, dugaan itu belum bisa dibuktikan, tetapi juga belum bisa dibantah. 1 3Satu-satunya cara menjawabnya adalah membuka dokumen kajian kepada publik dan UNESCO. 10

Dokumentasi survei di Borobudur, 14 Maret 1977. Nomor inventaris 35532, CA 8727.
Foto: Direktorat Jenderal Kebudayaan, melalui UNESCO Memory of the World. (Foto survei bersejarah ini tidak mendokumentasikan pemeriksaan khusus terhadap yasti pada 2010 atau 2026).

Jangan Sampai Kasus Stairlift Terulang

 

Akhir Mei 2025, video pemasangan pelat besi dan papan kayu di tangga Borobudur viral di media sosial dengan sebutan “eskalator”. 24Yang sebenarnya dipasang adalah stairlift, yaitu kursi bermesin yang meluncur di rel sepanjang tangga untuk mengangkut orang yang sulit naik. 25Menurut Kompas, pengelola awalnya bungkam, dan penjelasan baru datang setelah ramai dari Istana dan Kementerian Kebudayaan. 5

 

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyebut fasilitas itu untuk kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron:

 

“Tidak ada paku, tidak ada bor… bisa dibongkar dengan mudah.” 26Direktur Utama InJourney Maya Watono menyebutnya bagian dari rencana jangka panjang agar candi ramah lansia, penyandang disabilitas, dan biksu senior. 27Empat unit stairlift dipasang dari lantai tiga sampai lantai tujuh. 25

 

Pada 29 Mei 2025, Presiden Prabowo dan Presiden Macron naik sampai ke puncak candi. 28Menurut IDN Times, Macron menolak memakai stairlift dan memilih berjalan kaki. 29Hari itu juga Fadli Zon berkata: “Kami sudah lama merencanakannya dan akan kami coba permanenkan.” 30Tak lama kemudian, stairlift itu dicopot dengan alasan masih uji coba dan kajiannya belum selesai. 30

 

Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia mengingatkan batu andesit Borobudur “sangat rentan terhadap tekanan, gesekan, maupun benturan”. 31Tempo merangkum, pemasangan itu dilakukan “tanpa analisis dampak maupun kejelasan prosedur”. 4

 

Pola seperti ini juga dicatat dunia internasional. 3Laporan World Heritage Watch menyebut Komite Warisan Dunia berulang kali menyoroti proyek besar di Borobudur yang berjalan sebelum kajian yang layak selesai. 3Pada 2023, Komite Warisan Dunia UNESCO bahkan sangat menyesalkan proyek besar di sekitar Borobudur yang rampung sebelum kajian dampaknya diserahkan. 33

 

Pelajaran untuk chattra jelas: di Borobudur, sebuah fasilitas bisa dipasang dulu dan baru dijelaskan setelah publik ribut. 5Karena itu, jika chattra sampai dipasang tanpa pengumuman dan edukasi yang jelas kepada publik, itu patut dibaca sebagai tanda bahaya. 11Patut diduga chattra itu memang bermasalah, dan hanya segelintir pihak yang berambisi memaksakannya. 3Rencana yang kuat secara ilmiah tidak perlu takut diuji dan dijelaskan di depan publik. 10

Lift tangga yang terpasang di tangga Borobudur, difoto pada 29 Mei 2025.
Foto: Eko Susanto / detikJateng.

Kenapa Logam di Atas Batu Kuno Itu Berisiko?

Batu Borobudur sudah berumur lebih dari seribu tahun. 3Kajian Young Buddhist Association mencatat sejumlah risiko bila logam dipasang di atas batu tua itu. 9

  • Karat dan noda. Perunggu yang bersentuhan dengan batu andesit yang kaya mineral besi bisa memicu korosi galvanik di iklim tropis yang sering hujan. 9 Sisa karatnya bisa merembes ke pori batu dan meninggalkan noda permanen. 9
  • Beda muai. Logam dan batu memuai dengan kecepatan berbeda saat panas dan dingin, sehingga sambungannya terus tertekan. 9
  • Getaran angin. Payung tinggi yang diterpa angin bisa menimbulkan getaran kecil yang merambat dan memicu retakan baru pada batu tua. 9
  • Gempa. Beban tambahan di titik tertinggi membuat bangunan lebih rentan saat gempa, dan jika chattra roboh, batu asli di bawahnya bisa ikut runtuh. 9
  • Lubang permanen. Angkur ditanam sedalam 30 sentimeter ke batu kuno, sehingga bekas lubangnya sulit dihilangkan. 3
  • Pengalaman 1986. Penangkal petir pernah dipasang di puncak stupa induk dengan membongkar stupa dan memakai semen. 22Akibatnya, air hujan merembes ke sambungan batu dan memicu korosi, lumut, serta noda keputihan. 22

Kajian yang sama menyarankan lapisan pemisah antara logam dan batu, serta desain bongkar-pasang yang tidak meninggalkan bekas pada batu asli. 9

Foto arsip kondisi arca Buddha T.II.c2. sebelum dibersihkan.
Foto: Direktorat Jenderal Kebudayaan, melalui UNESCO Memory of the World. (Hanya sebagai konteks sejarah. Foto ini tidak menunjukkan kerusakan akibat usulan chattra).

Aturan Mainnya Sudah Jelas

Borobudur tercatat sebagai Warisan Dunia UNESCO sejak 1991. 3Pada 2025, Komite Warisan Dunia meminta Indonesia menyerahkan rincian setiap proyek beserta kajian dampaknya sebelum ada keputusan yang sulit dibatalkan. 11Komite juga menegaskan tanggung jawab melindungi Borobudur tetap ada pada negara, dan pariwisata tidak boleh bertentangan dengan tanggung jawab itu. 11

 

Pada 2007, Komite sudah meminta penghentian praktik yang merugikan batu Borobudur, termasuk penggunaan resin epoksi. 34Ironisnya, rancangan chattra yang dilaporkan justru memakai angkur dengan resin epoksi. 3

 

Undang-Undang Cagar Budaya mewajibkan pemugaran menjaga keaslian bahan dan bentuk, mengubah sesedikit mungkin, dan memakai cara yang tidak merusak. 7Siapa pun yang sengaja merusak cagar budaya terancam penjara 1 sampai 15 tahun dan/atau denda Rp500 juta sampai Rp5 miliar. 35

 

Piagam Venesia 1964, pedoman pemugaran yang diadopsi ICOMOS, menyebut pemugaran harus berhenti di titik ketika dugaan dimulai. 36Artinya, kalau bentuk aslinya tidak diketahui pasti, pemugar tidak boleh menebak-nebak lalu menambahkannya. 36

Hari pertama pertemuan CC XI di aula utama Proyek Pemugaran Borobudur.
Foto: Direktorat Jenderal Kebudayaan, melalui UNESCO Memory of the World. (Pertemuan proyek bersejarah, bukan sidang Komite Warisan Dunia 2025. Tanggal tidak disebutkan oleh sumber gambar).

Pertanyaan yang Harus Dijawab

  1. Apa isi “hasil riset” yang menjadi dasar pemugaran yasti, dan kapan riset itu dilakukan? 1 2

  2. Apakah pemugaran ini sudah mengantongi izin pemerintah dan rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya? 14

  3. Apakah ada pengeboran, angkur, atau elemen logam yang ditanam di yasti selama pemugaran? 3

  4. Apakah pemugaran ini sudah dilaporkan ke UNESCO sebelum dikerjakan? 11

  5. Kapan kajian dampak warisan (HIA) chattra dibuka ke publik dan diserahkan ke UNESCO? 10

  6. Bagaimana angkur resin epoksi bisa sejalan dengan permintaan UNESCO pada 2007 untuk menghentikan penggunaan epoksi? 34

  7. Siapa yang bertanggung jawab bila kelak terjadi kerusakan pada stupa induk? 7 11

Lemari arsip yang menyimpan warisan dokumenter Borobudur.
Foto: Direktorat Jenderal Kebudayaan, melalui UNESCO Memory of the World. (Tempat penyimpanan arsip bersejarah. Foto ini tidak menunjukkan lokasi kajian pada 2026).

Ayo Kawal Bersama

 

Borobudur adalah warisan dunia milik seluruh umat manusia. 3Mengawalnya tidak berarti menolak aspirasi umat Buddha, karena chattra memang punya makna spiritual yang dalam. 9Mengawal berarti memastikan setiap campur tangan fisik berdasar bukti, seminimal mungkin, dan bisa dibongkar kembali. 20Setiap warga punya jalur resmi untuk ikut mengawasi. 37

  • Minta dokumennya. Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik menjamin hak setiap warga meminta informasi dari badan publik, seperti kajian dan izin pemugaran. 37
  • Laporkan bila prosedur dilanggar. Ombudsman Republik Indonesia menerima laporan masyarakat soal dugaan maladministrasi pelayanan publik. 38
  • Suarakan ke dunia. Keprihatinan bisa disampaikan ke UNESCO, seperti yang sudah dilakukan ICOMOS Indonesia. 3
  • Pantau dari jalur resmi. Saat berkunjung, ikuti jalur dan pembatas, lalu dokumentasikan apa yang terlihat beserta tanggalnya. 1
  • Sebarkan yang terverifikasi. Bagikan informasi beserta sumbernya, karena undang-undang mewajibkan pengguna informasi publik mencantumkan sumbernya. 37

Jangan sampai kasus stairlift terulang di puncak Borobudur: dipasang diam-diam, viral, lalu baru dijelaskan. 5

Ayo kawal dan jaga Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia dan ruang spiritual kita bersama. 3

Para bhikkhu melakukan Namaskara, praktik penghormatan dengan membungkuk atau bersujud, dalam prosesi tiga langkah di Borobudur menjelang Waisak pada 28 Mei 2026.
Foto: ANTARA FOTO / Anis Efizudin / YU. (Foto ini mendokumentasikan praktik Buddhis, bukan sikap terhadap usulan chattra).

Apa yang Sudah Pasti, Apa yang Belum

  • Sudah pasti: yasti sedang dipugar dan pekerjaannya ditargetkan rampung 24 Oktober 2026. 1
  • Sudah pasti: rencana chattra perunggu sekitar 800 kilogram dengan angkur baja dan resin epoksi memang ada. 3
  • Belum terbukti: kabar chattra logam sudah dipasang diam-diam, karena per 23 September 2026 chattra belum dipasang. 1
  • Belum dibuka: hasil riset pemugaran yasti dan kajian dampak chattra. 2, 3
  • Perlu diluruskan: yasti tidak dipugar menyeluruh pada 1973–1983, tetapi stupa induk rutin dirawat, termasuk pada 2010. 15, 22

Daftar Sumber

 

1 IDN Times, 23 September 2026 – Candi Borobudur Dipugar, Begini Aturan dan Perubahan Kunjungan Wisatawan

2 ANTARA, 5 Oktober 2026 – Stupa Utama Candi Borobudur Dipugar, Pengunjung Hanya Sampai Lantai 8

3 Buddhistdoor Global, 24 Juni 2026 – Buddhist Heritage: Borobudur Chattra Proposal Sparks International Debate on Authenticity and Conservation

4 Tempo – Arkeolog: Stairlift Borobudur Bukti Pembangunan Berkelanjutan Cuma Jargon

5 Kompas.com, 28 Mei 2025 – Polemik Stairlift di Candi Borobudur Jelang Kunjungan Macron dan Prabowo

6 Balai Konservasi Borobudur – Stupa Candi Borobudur

7 BPHN – UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya

8 Forest Digest – Candi Borobudur Terdampak Perubahan Iklim

9 Young Buddhist Association, 15 Januari 2026 – Rencana Pemasangan Chattra Adaptasi pada Stupa Induk Candi Borobudur

10 VOI, 24 April 2026 – Chattra Borobudur Entered the UNESCO Discussion

11 UNESCO World Heritage Centre, 2025 – Keputusan 47 COM 7B.74

12 ANTARA Foto, 29 September 2026 – Pemugaran Mahastupa Candi Borobudur

13 Magelang Ekspres – Stupa Utama Borobudur Magelang Dipugar, Akses Pengunjung Diatur hingga Lantai 8

14 Jogloabang – UU 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya

15 Detik Jateng, 10 Oktober 2023 – Melihat Bentuk Chattra, Tugu yang Pernah Terpasang di Stupa Candi Borobudur

16 Detik Jateng, 2023 – Arkeolog Tak Setuju Usulan Menag Pasang Chatra di Candi Borobudur

17 Kompas.com, 11 September 2024 – Saat Penolakan Chattra di Stupa Induk Memicu “Pray for Borobudur”

18 Detik Jateng – Menbud soal Rencana Pemasangan Chattra di Puncak Borobudur: Bukan dari Batu

19 ANTARA – Pemasangan Catra Candi Borobudur Masih Menunggu Hasil Kajian

20 Buddhistdoor Global, 5 Desember 2025 – Young Buddhist Association of Indonesia Joins National Dialogue on Borobudur Chattra Restoration

21 Tempo – 49 Tahun Pemugaran Candi Borobudur, 26 Negara Terlibat sebagai Donatur

22 Detik News, 10 Desember 2010 – Bocor, Stupa Puncak Borobudur Dipugar

23 Kementerian Agama – Pemerintah dan Tokoh Agama Buddha Bahas Rencana Pemasangan Chattra Borobudur

24 ANTARA – Istana Jelaskan Urgensi Stair Lift Borobudur untuk Presiden Macron

25 Detik Jateng – Begini Wujud Stairlift di Candi Borobudur yang Ramai Disorot

26 Tempo – Eskalator Dipasang di Candi Borobudur, Istana: untuk Kunjungan Macron dan Prabowo

27 IDN Times Jogja – InJourney Pastikan Pemasangan Stairlift Tak Rusak Borobudur

28 Tempo – Naik Stairlift, Prabowo dan Macron Capai Stupa Teratas di Candi Borobudur

29 IDN Times – Presiden Prancis Tolak Gunakan Stairlift saat ke Borobudur

30 Liputan6 – Bagaimana Nasib Stairlift di Candi Borobudur?

31 Tempo – Stairlift Borobudur: Pertimbangan Inklusivitas dan Tinjauan Arkeolog

32 CNN Indonesia, 26 Mei 2025 – Respons Menteri PU soal Viral Candi Borobudur Dipasang Eskalator

33 UNESCO World Heritage Centre, 2023 – Keputusan 45 COM 7B.162

34 InforMEA – Borobudur Temple Compounds (Indonesia)

35 Pasal.id – UU No. 11 Tahun 2010, Pasal 105

36 ICOMOS – The Venice Charter (1964)

37 JDIH Kementerian Keuangan – UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik

38 Ombudsman Republik Indonesia

Young Buddhist Association (YBA) Indonesia — organisasi kepemudaan Buddhis nonsektarian, didirikan 27 Mei 2016 di Surabaya, dengan semangat “Humanity Across Religion.” yba.or.id | @youngbuddhistassociation | #WeAreYoung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *