9 Jun
Shui Lu Fa Hui adalah sebuah upacara Buddhis Mahayana kuno yang kaya makna spiritual dan filosofis. Dikenal juga sebagai “Pu-du” atau pembebasan universal, ritual ini bertujuan untuk menyelamatkan semua makhluk dari penderitaan samsara, melampaui batasan darat, air, dan alam tak kasatmata.
READ MORE8 Jun
Isu pertambangan nikel di Raja Ampat terus memicu kekhawatiran serius dan perdebatan sengit. Meskipun dilindungi oleh undang-undang yang melarang tambang di pulau-pulau kecil, beberapa perusahaan seperti PT Gag Nikel dan lainnya masih beroperasi, bahkan dengan indikasi pelanggaran izin dan kerusakan lingkungan yang parah.
READ MORE7 Jun
Presiden Soekarno, seorang Muslim dengan wawasan luas, memandang agama Buddha sebagai bagian integral dari Indonesia. la merajut nilai-nilai Buddhis ke dalam Pancasila, memfasilitasi kebangkitan ajaran Buddha di tanah air, dan menjadikannya jembatan diplomatik di kancah global.
READ MORE6 Jun
Di tengah momen libur nasional, Young Buddhist Association Indonesia dan Mudita Center mengadakan pembacaan Mantra Agung Welas Asih (Da Bei Zhou) sebanyak 108 kali. Kegiatan spiritual ini, yang dilakukan secara daring dan luring, bertujuan untuk menyebarkan cinta kasih universal. Pemilihan waktu ini menunjukkan solidaritas antarumat beragama dan menyampaikan pesan bahwa ajaran Buddha tidak mengenal batas.
READ MORE5 Jun
Sekularisasi, yaitu penurunan keterikatan dan praktik keagamaan, adalah tren nyata di negara-negara maju seperti Amerika Utara, Eropa Barat, dan Asia Timur. Faktor-faktor seperti keamanan ekonomi, perubahan nilai sosial, pendidikan tinggi, dan kemajuan teknologi mendorong masyarakat, terutama generasi muda, menjauh dari agama tradisional.
READ MORE4 Jun
Dalam kehidupan beragama yang harmonis di indonesia, saling mengucapkan selamat hari raya adalah hal yang biasa. Namun, mungkin Anda jarang mendengar umat Buddha mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Adha.” Ini bukan berarti mereka tidak menghormati hari suci umat Muslim. melainkan lebih karena perbedaan keyakinan dan praktik spiritual.
READ MORE3 Jun
Coba bayangin kamu lagi duduk bersila, siap bermeditasi, terus bukannya bilang “Om.…..”, kamu malah bilang, “Pakde… Bude… Bibi.…..” Wah, yang ada bukan tercerahkan, tapi disangka lagi manggil keluarga buat makan tumpeng. Nah, mari kita bahas kenapa pembukaannya bukan nama keluarga, tapi justru satu suku kata yang terdengar sangat sakral: Om.
READ MORE2 Jun
Hidup ini penuh dengan masalah dan tantangan yang tak terduga. Setiap orang pasti pernah mengalami saat-saat sulit. Entah itu tekanan dari pekerjaan, masalah hubungan, atau pergulatan batin yang tak terlihat. Kadang kita merasa terjebak dalam situasi yang panas dan menyakitkan, membuat kita bertanya-tanya, “Kenapa harus aku? Kenapa harus begini?”
READ MORE1 Jun
Garuda dikenal sebagai makhluk mitologis berwujud burung raksasa yang bercampur dengan manusia. Dalam ajaran Buddha, Garuda disebut supañña dalam bahasa Pali, dan digambarkan sebagai dewata rendah yang perkasa, mampu menciptakan badai dengan kepakan sayapnya. Berbeda dengan kepercayaan Hindu yang memandangnya sebagai dewa tunggangan Wisnu, Garuda dalam ajaran Buddha lebih dikenal lewat peran simbolis dan spiritualnya.
READ MORE1 Jul
Bagi orang miskin dan kelaparan, makan tentunya tak lain dari mengenyangkan perut untuk menyambung hidup........
READ MORE